Indonesia Says United States Not Investigating VAT On Digital Services

Selasa, 16 Juni 2020 | 16:26 WIB
Indonesia Says United States Not Investigating VAT On Digital Services
[ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat melakukan konferensi pers daring, Selasa (16/6).]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia’s plan to impose 10% value-added tax (VAT) on digital services offered by technology giants is not the subject of a trade investigation by the United States, Indonesia’s finance minister Sri Mulyani Indrawati said on Tuesday.

The U.S. Trade Representative’s office earlier this month said it was investigating digital services taxes (DSTs) being adopted or considered by several countries, such as Britain, Italy and Indonesia.

Indonesia announced last month it would require big internet companies to pay VAT on digital products and services - including streaming services, applications and games - starting July, though authorities have more recently pushed the deadline to no later than August.

“The VAT plan is not the subject of the USTR letter. It took issue with plans for corporate tax, which remains a subject of discussions led by the OECD,” Indrawati told a streamed briefing.

The U.S. embassy in Jakarta could not immediately be reached for comment.

Indrawati said Indonesia would not impose DST or corporate income tax before the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) and G20 countries agree a global standard for such taxes, likely later this year.

She noted that consumers were paying VAT when they bought a product or a service, rather than companies.

The USTR has also been reviewing Indonesia’s eligibility for its Generalized System of Preferences trade facility since 2018 due to concerns about market access for U.S. goods, services and investment.

Bagikan

Berita Terbaru

Dana Kelolaan Reksadana Capai Rekor Tertinggi
| Senin, 01 Desember 2025 | 04:25 WIB

Dana Kelolaan Reksadana Capai Rekor Tertinggi

Tren imbal hasil obligasi topang kinerja manajer investasi karena dana kelolaan menjadi berkembang dan mencapai rekor baru

Emiten Merilis Obligasi untuk Modal dan Ekspansi
| Senin, 01 Desember 2025 | 04:15 WIB

Emiten Merilis Obligasi untuk Modal dan Ekspansi

Sejumlah emiten menerbitkan obligasi dan sukuk untuk modal kerja, bayar utang, dan ekspansi bisnis pada 2026.

Menanti Kehadiran Emiten Baru Jelang Pergantian Tahun
| Senin, 01 Desember 2025 | 04:01 WIB

Menanti Kehadiran Emiten Baru Jelang Pergantian Tahun

Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan, masih ada calon emiten baru yang bersiap menggelar IPO di pengujung tahun ini.​

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI
| Minggu, 30 November 2025 | 16:45 WIB

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI

Perbankan di Indonesia meningkatkan kepemilikan SRBI hingga Rp 601,9 T pada Okt 2025, akibat lesunya permintaan kredit korporasi. 

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional
| Minggu, 30 November 2025 | 06:35 WIB

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional

Harga beras kembali menjadi sorotan. Hukum pasar tak berlaku. Saat produksi beras nasional surplus hampir 4 juta ton tah

 
Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis
| Minggu, 30 November 2025 | 06:31 WIB

Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis

Gaya hidup praktis dan murah makin digemari masyarakat. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi pengusaha binatu atau laundry koin.

 
Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau
| Minggu, 30 November 2025 | 06:30 WIB

Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau

IWIP ingin menjadikan Kawasan Industri Weda Bay sebagai pusat industri hijau terintegrasi. Simak strateginya.​

Efek Kemilau Emas
| Minggu, 30 November 2025 | 06:27 WIB

Efek Kemilau Emas

​Lonjakan harga emas yang terjadi belakangan membuat banyak orang harus bersaing mendapatkan emas batangan.

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia
| Minggu, 30 November 2025 | 06:15 WIB

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia

Bank asing melihat peluang besar dari kelas menengah produktif Indonesia yang semakin melek investasi. 

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal
| Minggu, 30 November 2025 | 06:00 WIB

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal

Pemerintah sedang gencar memberantas tambang ilegal. Dan, ada ribuan penambangan tanpa izin. Kenapa sulit diberantas?

INDEKS BERITA

Terpopuler