Industri Alas Kaki Tertekan Produk Impor Ilegal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri alas kaki nasional masih menghadapi tekanan akibat maraknya peredaran produk impor ilegal dan sepatu tiruan di pasar domestik. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menilai kondisi tersebut hingga kini masih berdampak pada persaingan usaha yang tidak sehat bagi produsen dalam negeri yang telah memenuhi berbagai ketentuan pemerintah.
Sekretaris Jenderal Aprisindo, Yoseph Billie Dosiwoda, mengatakan pelaku industri alas kaki domestik harus mengeluarkan biaya lebih besar karena wajib memenuhi sejumlah standar, mulai dari Standar Nasional Indonesia (SNI), standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup (K3L), hingga persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Baca Juga: Harga Bahan Baku Alas Kaki Mendaki Terdampak Perang Timur Tengah
