Ini Perkiraan Jumlah Orang Yang Telah Menerima Injeksi Vaksin Covid 19

Kamis, 24 Desember 2020 | 09:53 WIB
Ini Perkiraan Jumlah Orang Yang Telah Menerima Injeksi Vaksin Covid 19
[ILUSTRASI. Infografik: Jumlah orang yang telah diinjeksi vaksin Covid-19 di berbagai negara per awal Desember 2020.]
Reporter: Sumber: Bloomberg | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kendati lebih lambat daripada prediksi awal, gelombang pertama vaksinasi Covid 19 bergulir sebelum akhir tahun. Regulator obat di Inggris dan Amerika Serikat (AS), awal bulan ini, menerbitkan izin edar darurat untuk vaksin buatan Pfizer dan BioNTech. Vaksin buatan Moderna, awal pekan ini, menjadi vaksin kedua yang mendapatkan izin serupa dari lembaga pengawas makanan dan obat di AS.

Begitu izin keluar, gelombang vaksinasi pun dimulai di kedua negara. Inggris yang mengeluarkan izin edar darurat vaksin pada 3 Desember, memulai vaksinasi pada 7 Desember lalu. Sedangkan AS, yang menerbitkan izin untuk vaksin buatan Pfizer-BioNTech pada 11 Desember, memulai kampanye vaksinasi pada 14 Desember kemarin.

Baca Juga: Terbaru! 3 Fakta penting vaksin Covid-19 yang harus diketahui

Namun Inggris sejatinya bukan negara pertama yang menerbitkan izin peredaran untuk vaksin penyakit yang disebabkan virus corona itu. China telah menerbitkan izin peredaran darurat dan terbatas bagi penggunaan vaksin Covid 19 pada Juli silam. Rusia menjadi negara kedua yang melakukan injeksi vaksin, setelah menerbitkan izin peredaran pada Agustus lalu.

Setelah menerbitkan izin, pemerintah di China maupun Rusia mulai melakukan imunisasi. Bloomberg memprediksi, jumlah orang di China maupun Rusia yang menerima vaksin virus corona berkisar ratusan ribu orang per bulan. 

Selanjutnya: Inilah efek samping vaksin corona, Indonesia akan vaksinasi awal 2021

 

Bagikan

Berita Terbaru

Daftar Emiten Buyback Saham Usai Efek MSCI, Sekadar Obat Kuat Hadapi Tekanan Asing
| Minggu, 01 Februari 2026 | 10:35 WIB

Daftar Emiten Buyback Saham Usai Efek MSCI, Sekadar Obat Kuat Hadapi Tekanan Asing

Dalam banyak kasus, amunisi buyback emiten sering kali tak cukup besar untuk menyerap tekanan jual saat volume transaksi sedang tinggi-tingginya.

Pola di Saham NCKL Mirip Saham BUMI, Perlukah Investor Ritel Merasa Khawatir?
| Minggu, 01 Februari 2026 | 08:35 WIB

Pola di Saham NCKL Mirip Saham BUMI, Perlukah Investor Ritel Merasa Khawatir?

Periode distribusi yang dilakoni Glencore berlangsung bersamaan dengan rebound harga saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).

Transparansi Pemilik di Bawah 5%, Kunci Kotak Pandora Dugaan Manipulasi Harga Saham
| Minggu, 01 Februari 2026 | 08:26 WIB

Transparansi Pemilik di Bawah 5%, Kunci Kotak Pandora Dugaan Manipulasi Harga Saham

Transparansi pemegang saham di bawah 5%, titik krusial permasalahan di pasar modal. Kunci kotak pandora yang menjadi perhatian MSCI. 

Strategi Investasi Fajrin Hermansyah, Direktur Sucorinvest Asset Management
| Minggu, 01 Februari 2026 | 07:13 WIB

Strategi Investasi Fajrin Hermansyah, Direktur Sucorinvest Asset Management

Investasi bukan soal siapa tercepat, karena harus ada momentumnya. Jika waktunya dirasa kurang tepat, investor harusnya tak masuk di instrumen itu

Spin-off Unit Syariah Bukan Sekadar Kepatuhan, Struktur Modal BNGA Bakal Lebih Solid
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:58 WIB

Spin-off Unit Syariah Bukan Sekadar Kepatuhan, Struktur Modal BNGA Bakal Lebih Solid

Pemulihan ROE BNGA ke kisaran 12,8% - 13,4% pada 2026–2027 bersifat struktural, bukan semata siklikal.

Diskon Transportasi Belum Cukup Buat Sokong Ekonomi
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:49 WIB

Diskon Transportasi Belum Cukup Buat Sokong Ekonomi

Pemerintah mengusulkan diskon tiket pesawat lebih tinggi dari periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun lalu yang berada di kisaran 13%-16%.

Incar Pertumbuhan, Medco Energi (MEDC) Genjot Produksi Migas dan Listrik
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:39 WIB

Incar Pertumbuhan, Medco Energi (MEDC) Genjot Produksi Migas dan Listrik

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memasang target kinerja operasional ambisius pada 2026, baik di segmen migas maupun listrik.​

Surplus Neraca Dagang Bakal Menyusut
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:36 WIB

Surplus Neraca Dagang Bakal Menyusut

Kinerja impor bakal tumbuh lebih cepat seiring kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan meningkatkan kebutuhan barang modal serta bahan baku.

Masih Ada Peluang Cuan di Saham Lapis Kedua
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:32 WIB

Masih Ada Peluang Cuan di Saham Lapis Kedua

Menakar prospek saham-saham lapis kedua penghuni indeks SMC Composite di tengah gonjang-ganjing di pasar saham Indonesia.​

BPJS Ketenagakerjaan berencana kerek investasi saham
| Minggu, 01 Februari 2026 | 06:20 WIB

BPJS Ketenagakerjaan berencana kerek investasi saham

Menurut Direktur BPJS Ketenagakerjaan Edwin Ridwan, pihaknya memang sudah punya rencana untuk meningkatkan alokasi investasi di instrumen saham.

INDEKS BERITA

Terpopuler