Investor Hati-hati, Harga Emas Hari Ini Menjauh dari Level Tertinggi

Rabu, 04 Desember 2019 | 23:25 WIB
Investor Hati-hati, Harga Emas Hari Ini Menjauh dari Level Tertinggi
[ILUSTRASI. Pramuniaga menunjukkan emas batangan untuk investasi di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Selasa (16/4/2019). ]
Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga emas hari ini semakin menjauh dari level tertinggi dalam satu bulan terakhir, gara-gara investor menunggu kejelasan tentang pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.

Mengacu Bloomberg pukul 23.16 WIB, harga emas hari ini di pasar spot turun 0,27% jadi US$ 1.477.65 per ons troi, setelah menyentuh level tertinggi sejak 7 November di US$ 1.484. Sementara harga emas berjangka AS melorot 0,36% ke US$ 1.479,10.

Washington dan Beijing bergerak lebih dekat untuk menyetujui jumlah tarif yang akan mereka batalkan dalam kesepakatan perdagangan fase satu, Bloomberg melaporkan pada Rabu (4/12), mengutip sumber.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Sentuh Level Tertinggi, Siap Tembus US$ 1.500

"Investor berhati-hati tentang apa yang akan terjadi jika tidak terjadi kesepakatan sebelum 15 Desember, mengingat berita utama yang telah kami lihat dalam beberapa minggu terakhir," kata Analis ING Warren Patterson kepada Reuters.

AS bakal mengenakan tarif 15% atas impor China senilai US$ 156 miliar yang berlaku mulai 15 Desember nanti.

"Arah ke sana ke sini dalam kesepakatan perdagangan telah mengacaukan pasar emas," ujar Patterson yang menambahkan, efek dari berita utama atas harga emas akan lebih intens menjelang 15 Desember.

Sementara bursa saham Eropa memulihkan beberapa kerugian di sesi sebelumnya, menyusul peringatan Presiden AS Donald Trump bahwa kesepakatan dengan China mungkin harus menunggu sampai setelah Pemilihan Presiden AS pada November 2020.

Baca Juga: Harga emas Antam kembali naik Rp 6.000, Rabu (4/12)

Harga emas sudah naik sekitar 15% sepanjang tahun ini, terutama akibat sengketa perdagangan AS-China yang berlangsung selama 17 bulan. Tapi, bulan ini harga emas ada di kisaran US$ 1.444-US$ 1.478.

Sedang DPR AS menyetujui RUU yang akan menuntut Washington untuk memperkuat tanggapannya terhadap tindakan keras China terhadap minoritas Muslim Uighur, bisa mengancam hubungan perdagangan.

Bagikan

Berita Terbaru

Yield Global Tinggi Bikin Waswas, Bentengi Portofolio Investasi
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Yield Global Tinggi Bikin Waswas, Bentengi Portofolio Investasi

Kenaikan yield global, harga minyak dan risiko bubble saham AI, bikin pasar investasi kian penuh ketidakpastian. Bagaimana investor menyikapi?

Jurus Hadapi Kesalahan Finansial Anak
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Jurus Hadapi Kesalahan Finansial Anak

Simak langkah yang bisa orangtua lakukan saat anak melakukan kesalahan keuangan.                     

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi

Sejak awal tahun hingga 12 Oktober 2026, baru ada tujuh emiten melantai di BEI, dengan total dana yang dihimpun Rp 2,16 triliun. 

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok

Saham-saham big caps rontok pada perdagangan Senin (12/10) akibat rumor sanksi OJK terhadap sejumlah emiten.

 

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:12 WIB

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600

Dalam penawaran ini, PT Astra International Tbk (ASII) berencana membeli saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) paling banyak 238.442.293 lembar.

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:04 WIB

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar

 PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membagikan dividen interim sebesar Rp 30,75 miliar dari buku tahun 2026.

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Prospek Saham MTEL: Peluang dari 5G, FWA, Fiber Optik, dan Konsolidasi Menara

Sekitar separuh menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) telah terhubung dengan jaringan serat optik. 

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Martina Berto (MBTO) Bidik Pertumbuhan Penjualan 24%

Bisnis jasa manufaktur atau maklon untuk industri kosmetik turut menambah pundi-pundi PT Martina Berto Tbk (MBTO). 

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Rumor Temuan Manipulasi Harga Pengaruhi MSCI & FTSE, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Yang ditakutkan pasar, temuan manipulasi bisa memengaruhi perlakuan MSCI dan FTSE tepat menjelang keputusan November mendatang.

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Produksi CPO Cisadane Sawit Raya (CSRA) Ditopang Tiga Pabrik

PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membidik volume produksi minyak sawit mentah tumbuh 31% di sepanjang tahun ini

INDEKS BERITA

Terpopuler