Jurus Bank Menjaga Margin Kala Dana Makin Mahal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya biaya dana masih menjadi beban utama bagi perbankan dalam memacu keuntungan. Di saat pendapatan bunga belum mampu melesat, biaya dana justru terus membengkak. Akibatnya, pertumbuhan pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) bank masih tertahan.
Sejumlah bank-bank besar mencatat NII tumbuh lebih lemah dari kreditnya. Bank Central Asia (BCA) yang menorehkan kredit tumbuh 12,6% secara tahunan per September 2026, hanya berhasil mengantongi NII Rp 65,18 triliun, tumbuh 1,7% secara tahunan. Penyebabnya, pendapatan bunga hanya naik 2,86%, tapi biaya dana membengkak 10,2% jadi Rp 11,06 trillion.
