Kabar GGRM Bakal Diakuisisi Japan Tobacco Dibantah Manajemen Gudang Garam

Rabu, 07 Juli 2021 | 15:33 WIB
Kabar GGRM Bakal Diakuisisi Japan Tobacco Dibantah Manajemen Gudang Garam
[ILUSTRASI. Warga melintas di depan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kelurahan Bolowerti, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/8/2016). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/ama/16]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terang sudah spekulasi dan rumor yang sempat memanaskan pergerakan harga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) belakangan ini.

Emiten rokok itu disebut-sebut bakal diakuisisi oleh Japan Tobacco. Namun, dalam penjelasannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (7/7) manajemen GGRM mengklarifikasi kabar tersebut.

Heru Budiman, Corporate Secretary PT Gudang Garam Tbk memastikan, bahwa kabar yang beredar tersebut hanyalah rumor semata.

"Sampai dengan tanggal surat penjelasan ini disampaikan, tidak terdapat pembicaraan mengenai merger dan akuisisi (M&A) antara perseroan dengan Japan Tobacco (JT) atau perusahaan asing lainnya," kata Heru Budiman, Rabu (7/7).

Baca Juga: Kaesang Pangarep Hadiri Acara Kolaborasi Bank Aladin (BANK) AMRT dan Halodoc

Harga saham GGRM sendiri sempat menyentuh rekor harga tertinggi sepanjang tahun ini pada Jumat pekan lalu (2/7). Pada hari itu, harga saham GGRM ditutup di Rp 47.250 per saham.

Namun, pada tiga hari perdagangan pekan ini, harga saham GGRM langsung berbalik arah. 

 

 

Pada perdagangan hari ini saham GGRM ditutup di Rp 40.850 per saham. Turun 13,54% dibanding posisi penutupan Jumat pekan lalu.

Saat ini PT Suryaduta Investama menjadi pemegang saham mayoritas dan pengendali GGRM dengan kepemilikan 69,29%.

Sementara PT Suryamitra Kusuma mengempit 6,26% saham. Lalu, investor dengan kepemilikan di bawah 5% memegang 24,45% saham GGRM.

Selanjutnya: Harga Saham HMSP Kembali ke Level 10 Tahun Lalu, tapi Kata Analis Belum Saatnya Beli

 

Bagikan

Berita Terbaru

DPR Mendesak Tim Baru  Usut Kasus Eks Jampidsus
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:35 WIB

DPR Mendesak Tim Baru Usut Kasus Eks Jampidsus

Independensi penyidikan kasus dugaan korupsi Febrie Adriansyah menjadi sorotan setelah penanganan dari Polri diserahkan ke Kejagung

Penerimaan PPN Bakal Sulit Capai Target
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:32 WIB

Penerimaan PPN Bakal Sulit Capai Target

Hingga semester I-2026, realisasi penerimaan PPN dan PPnBM baru mencapai 38% dari target             

Meski Prospek Emiten Rumah Sakit Masih Cerah, Pelemahan Rupiah Jadi Batu Ujian
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:23 WIB

Meski Prospek Emiten Rumah Sakit Masih Cerah, Pelemahan Rupiah Jadi Batu Ujian

Rumah sakit dengan dominasi pasien mandiri maupun asuransi swasta masih memiliki fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian tarif secara bertahap.

Peluang Baru Kerja Sama RI dan Australia
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:23 WIB

Peluang Baru Kerja Sama RI dan Australia

Nilai perdagangan Indonesia dan Australia meningkat dari US$ 7,2 miliar pada 2020 menjadi US$ 13 miliar pada 2025.

Pertaruhan Konsistensi Kebijakan Fiskal Negara
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:08 WIB

Pertaruhan Konsistensi Kebijakan Fiskal Negara

S&P mempertahankan peringkat utang Indonesia di BBB dengan outlook tetap stabil                      

Problem Suplai Batubara PLN Belum Tuntas
| Selasa, 14 Juli 2026 | 07:07 WIB

Problem Suplai Batubara PLN Belum Tuntas

Pengusaha Batubara meminta target pasokan batubara ke PLN sejalan persetujuan RKAB dan kemampuan penambang

Likuiditas Bank Kecil Semakin Ketat
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:50 WIB

Likuiditas Bank Kecil Semakin Ketat

Gelombang tekanan likuiditas mulai menguji ketahanan bank-bank kecil. Ini terlihat dari DPK bank KBMI 1 yang mengalami penyusutan.

 Dividen Saham Masih Beri Imbal Hasil Lebih Unggul dari Deposito
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Dividen Saham Masih Beri Imbal Hasil Lebih Unggul dari Deposito

Selisih imbal hasil makin lebar: deposito hanya memberi sekitar 3,6% bersih, sedangkan sejumlah saham menawarkan yield di atas 10%

Ekspansi Toko Jadi Amunisi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Ekspansi Toko Jadi Amunisi PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mengoptimalkan ruang ritel yang ada seiring penambahan gerai baru untuk menjaga pendapatan

Perbankan Menimbun Dana di Instrumen SRBI
| Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB

Perbankan Menimbun Dana di Instrumen SRBI

SRBI kembali jadi incaran bank. Saat kredit swasta melambat, instrumen BI menawarkan tempat aman untuk mengoptimalkan likuiditas.

INDEKS BERITA

Terpopuler