Karhutla Jadi Alarm Bisnis Penerbangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap industri penerbangan domestik terus meluas. Kondisi ini turut menekan operasional maskapai karena gangguan penerbangan menghalangi pendapatan, sementara sejumlah biaya operasional tetap harus ditanggung.
Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Bayu Sutanto mengatakan gangguan penerbangan akibat karhutla berdampak langsung terhadap pendapatan maskapai. "Yang jelas rugi, operasional yang semestinya dapat revenue jadi zonk dan fixed cost tetap jalan. Ada juga sebagian variable cost yang tetap bayar," ungkap dia kepada KONTAN, Senin (19/10).
Baca Juga: Bisnis Maskapai Terhalang Asap Karhutla
