Kenaikan BI Rate Bisa Menekan Prospek Kredit
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6) mulai memunculkan kekhawatiran terhadap biaya dana perbankan dan prospek penyaluran kredit ke depan. Meski likuiditas industri masih relatif longgar, ruang ekspansi kredit akan semakin terbatas jika suku bunga tinggi bertahan lebih lama.
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede menilai, kenaikan BI rate akan meningkatkan tekanan biaya dana, terutama dari deposito dan dana korporasi besar. Menurutnya, penyesuaian bunga simpanan berpotensi terjadi lebih dulu, sementara kenaikan bunga kredit akan lebih selektif pada kredit baru dan segmen berisiko tinggi.
