Kenaikan Yield US Treasury dan Suku Bunga Mengintai Pasar Keuangan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan yield US Treasury yang mendekati 5% dan kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) membayangi aset pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Investor global berpotensi semakin selektif dan meningkatkan risiko pergeseran dana asing dari pasar keuangan domestik.
Pada perdagangan Jumat (11/9), harga saham dan obligasi negara berkembang cenderung melemah. Obligasi Korea Selatan dan Indonesia memimpin penurunan di pasar Asia. Indeks MSCI Emerging Market juga terkoreksi. Ini terjadi di tengah kenaikan UST tenor 10 tahun di 4,94%, alias mendekati 5%.
