Ketika Kerja Kreatif Dinilai Tak Berharga

Rabu, 01 April 2026 | 05:20 WIB
Ketika Kerja Kreatif Dinilai Tak Berharga
[ILUSTRASI. Aplikasi editing video KineMaster (TRIBUNNEWS/IST)]
Reporter: Hervin Jumar | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi III DPR RI mulai menguliti dugaan kasus korupsi yang menjerat videografer asal Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Amsal Christy Sitepu. Parlemen merespons derasnya tekanan publik yang menilai perkara ini sarat ketidakadilan, khususnya bagi pekerja ekonomi kreatif.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menegaskan, forum ini digelar untuk menguji substansi perkara yang dinilai janggal. Ia menyoroti tuduhan penggelembungan anggaran (mark up) proyek pembuatan video profil desa yang melibatkan Amsal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (26/5) Menjelang Libur
| Selasa, 26 Mei 2026 | 05:00 WIB

Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (26/5) Menjelang Libur

IHSG masih tercatat turun 5,95% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 28,22%.​

Cermati Larangan Selama Ihram
| Selasa, 26 Mei 2026 | 05:00 WIB

Cermati Larangan Selama Ihram

Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan kembali sejumlah larangan selama ihram (niat ibadah haji) yang wajib dipatuhi oleh jemaah.

Bisnis Modal Ventura Diprediksi Moderat
| Selasa, 26 Mei 2026 | 04:15 WIB

Bisnis Modal Ventura Diprediksi Moderat

OJK mencatat pembiayaan modal ventura turun 0,95% secara tahunan di Maret 2026 menjadi Rp 16,57 triliun.

BI Dinilai Terlambat, Ekspektasi Suku Bunga Acuan BI-Rate Naik Lagi Malah Mencuat
| Senin, 25 Mei 2026 | 08:34 WIB

BI Dinilai Terlambat, Ekspektasi Suku Bunga Acuan BI-Rate Naik Lagi Malah Mencuat

Tanpa ditopang sisi fiskal, kepastian kebijakan, dan kepercayaan publik, kenaikan suku bunga acuan ibarat menabur garam ke lautan.

Harga Emas Global Koreksi 0,65% Sepekan, Begini Peta Support dan Resistance LM Antam
| Senin, 25 Mei 2026 | 08:12 WIB

Harga Emas Global Koreksi 0,65% Sepekan, Begini Peta Support dan Resistance LM Antam

Saat rantai distribusi kembali normal, harga emas fisik di dalam negeri berpotensi menjadi lebih kompetitif.

Margin Emiten Poultry Kuartal Kedua Dibayangi Tekanan Biaya
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:55 WIB

Margin Emiten Poultry Kuartal Kedua Dibayangi Tekanan Biaya

Rupiah melemah ancam margin emiten poultry. Pelaku pasar perlu mewaspadai risiko ini sebelum mengambil keputusan investasi.

ESG MEDC: Menimbang Dekarbonisasi dan Keamanan Energi
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:55 WIB

ESG MEDC: Menimbang Dekarbonisasi dan Keamanan Energi

Ketegangan geopolitik mendorong pentingnya keamanan energi. Bagaimana komitmen PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham Batubara Belum Aman, Risiko Regulasi dan Harga Komoditas Masih Menghantui
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:48 WIB

Saham Batubara Belum Aman, Risiko Regulasi dan Harga Komoditas Masih Menghantui

Ekspor SDA satu pintu berisiko menekan fleksibilitas operasional emiten batubara dan meningkatkan ketidakpastian.

Saham Komoditas: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Menghantui Margin Emiten
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:48 WIB

Saham Komoditas: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Menghantui Margin Emiten

Kebijakan ekspor satu pintu PT DSI berpotensi menekan margin emiten energi dan CPO. Pahami risiko saham Anda!

IHSG Senin (25/5) Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Cermati Kebijakan Ekspor
| Senin, 25 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Senin (25/5) Berpeluang Menguat Terbatas, Investor Cermati Kebijakan Ekspor

Meskipun IHSG menguat pekan lalu, investor perlu cermati sentimen negatif domestik. Simak prediksi pergerakan IHSG hari ini 

INDEKS BERITA