Kinerja Apik Awal Tahun, Jadi Motor Pendorong AKRA Sepanjang 2026

Rabu, 29 April 2026 | 19:12 WIB
Kinerja Apik Awal Tahun, Jadi Motor Pendorong AKRA Sepanjang 2026
[ILUSTRASI. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (Dok/AKRA)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang positif di awal 2026 menjadi tiket penting untuk mencetak pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun.

Sebagai pengingat saja, AKRA catat pertumbuhan pendapatan sebesar 26% year on year (YoY) di angka Rp 12,94 triliun di kuartal I-2026. Sementara laba bersih naik sebesar 16% YoY di angka Rp 656 miliar.

Laporan kinerja keuangan yang positif di awal tahun ini seakan selaras pula dengan pergerakan harga saham AKRA yang juga terus menanjak. Tiga bulan belakangan saham AKRA sudah terbang 21,09%, adapun hari ini Rabu (29/4) AKRA ditutup menguat 1,31% ke Rp 1.550. Secara keseluruhan memang pergerakan saham AKRA konsisten berada di zona hijau.

Baca Juga: Prospek AKRA 2026: Laba Melesat, Bisnis Lahan Industri Beri Cuan Besar

Seminggu belakangan penguatan AKRA sudah terjadi 5,08% dan sebulan menguat 14,39% sementara secara year to date (YtD) telah menguat 23,02%.

Reydi Octa Pengamat Pasar Modal menyampaikan bahwa dari pergerakan saham, kenaikan AKRA cukup mencerminkan perbaikan kinerja, tapi belum sepenuhnya agresif.

"Ini menandakan pasar sudah mulai menghargai fundamentalnya dan mulai masuk ke dalam tahap akumulasi sehat," ujar Reydi kepada Kontan belum lama ini.

Abida Massi Armand BRI Danareksa Sekuritas menjabarkan pandangannya yang menyebutkan bahwa saham AKRA yang saat ini diperdagangkan di Rp 1.550 alias naik 23,02% secara YTD, mencerminkan apresiasi pasar yang wajar atas kinerja kuartal I-2026 yang melampaui ekspektasi. "Kenaikan ini didukung fundamental yang solid sehingga bukan sekadar momentum teknikal semata," kata Abida.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Apik Awal Tahun, Jadi Motor Pendorong AKRA Sepanjang 2026
| Rabu, 29 April 2026 | 19:12 WIB

Kinerja Apik Awal Tahun, Jadi Motor Pendorong AKRA Sepanjang 2026

Laporan kinerja keuangan yang positif di awal tahun ini seakan selaras pula dengan pergerakan harga saham AKRA yang juga terus menanjak.

Gejolak Geopolitik Mengancam, Momentum Emas bagi RI Akselerasi Pendanaan Hijau
| Rabu, 29 April 2026 | 10:55 WIB

Gejolak Geopolitik Mengancam, Momentum Emas bagi RI Akselerasi Pendanaan Hijau

British International Investment (BII) meluncurkan inisiatif British Climate Partners (BCP) senilai £1,1 miliar.

Tren Aksi Korporasi Asia Tenggara lebih Selektif di 2025, Regulasi Jadi Penyebabnya
| Rabu, 29 April 2026 | 10:00 WIB

Tren Aksi Korporasi Asia Tenggara lebih Selektif di 2025, Regulasi Jadi Penyebabnya

Tingginya biaya pendanaan serta kesenjangan valuasi antara pembeli dan penjual membuat realisasi transaksi skala besar menjadi lebih menantang.

BBNI Diakumulasi Asing di Tengah Tekanan Sektor, Sekadar Rebound atau Awal Tren?
| Rabu, 29 April 2026 | 09:00 WIB

BBNI Diakumulasi Asing di Tengah Tekanan Sektor, Sekadar Rebound atau Awal Tren?

Valuasi yang murah ini mulai menarik minat asing. Apalagi ada aksi buyback yang memberi sinyal manajemen melihat harga saham saat ini undervalued.

Ancaman Inflasi Global: Nasib Dolar AS di Pusaran Konflik Timur Tengah
| Rabu, 29 April 2026 | 08:39 WIB

Ancaman Inflasi Global: Nasib Dolar AS di Pusaran Konflik Timur Tengah

Indeks dolar AS stabil di 98,6, namun pasar bersiap untuk pertemuan Federal Reserve. Apakah ini sinyal beli atau justru peringatan?

Melihat Kinerja dan Masa Depan WIFI Pasca Masuk Indeks LQ45
| Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB

Melihat Kinerja dan Masa Depan WIFI Pasca Masuk Indeks LQ45

Keberadaan WIFI di indeks membuka akses bagi dana asing dan meningkatkan eksposur investor institusi global. Masuk LQ45.

Tertekan Aksi Jual Asing, Tenaga IHSG Masih Terbatas
| Rabu, 29 April 2026 | 07:55 WIB

Tertekan Aksi Jual Asing, Tenaga IHSG Masih Terbatas

Aksi jual asing dan pelemahan rupiah menekan IHSG. Analis proyeksikan pergerakan terbatas hari ini, cari tahu potensi rebound dan resistance.

Harga Bahan Baku Turun, Laba Bersih Mayora (MYOR) Mendaki
| Rabu, 29 April 2026 | 07:39 WIB

Harga Bahan Baku Turun, Laba Bersih Mayora (MYOR) Mendaki

Profitabilitas MYOR membaik signifikan, margin laba bersih mencapai 10,1%. Simak rekomendasi saham dari analis

Saham Transportasi Terbang Tinggi, Intip Risiko yang Membayangi
| Rabu, 29 April 2026 | 07:34 WIB

Saham Transportasi Terbang Tinggi, Intip Risiko yang Membayangi

Saham transportasi melesat tinggi, namun tak selalu didukung fundamental. Analis ingatkan risiko profit taking, jangan sampai terjebak koreksi.

Ada Insentif Fiskal, Reksadana Bisa Mekar
| Rabu, 29 April 2026 | 07:14 WIB

Ada Insentif Fiskal, Reksadana Bisa Mekar

Menteri Keuangan membuka pintu bagi insentif fiskal jika Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR) berjalan sukses.​

INDEKS BERITA

Terpopuler