Pilah-Pilih Saham Migas Di Tengah Volatilitas Harga Minyak, MEDC Paling Sensitif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dunia kembali menunjukkan pola yang sudah akrab sepanjang 2026, yakni melonjak tajam saat konflik Timur Tengah memanas, lalu longsor secepat kenaikannya begitu ada secercah harapan damai.
Minyak WTI dan Brent sempat naik signifikan pada pertengahan Juli. Bahkan Brent kembali menembus level psikologis US$ 100 per barel, seiring eskalasi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Namun, sikap Donald Trump yang terbuka untuk berdamai di tengah pasokan rudal AS yang menipis, membuat harga minyak global kembali mendingin.
