Komoditas Energi Menguat, Harga Produsen di Jerman Tumbuh Tinggi Selama Februari

Senin, 21 Maret 2022 | 16:49 WIB
Komoditas Energi Menguat, Harga Produsen di Jerman Tumbuh Tinggi Selama Februari
[ILUSTRASI. Fasilitas produksi baja milik ThyssenKrupp di Duisburg, Jerman, 30 Januari 2020. REUTERS/Wolfgang Rattay/File Photo ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BERLIN. Indeks harga produsen Jerman untuk Februari bertahan tinggi dengan tumbuh 25,9% dalam basis year-on-year (yoy), demikian diperlihatkan data kantor statistik federal, Senin (21/3). 

Inflasi di tingkat produsen itu terutama disebabkan oleh kenaikan harga energi. Lonjakan biaya gerbang pabrik, yang dianggap sebagai indikator utama untuk harga konsumen, adalah yang terbesar sejak 1949, kata kantor statistik.

Angka Februari melanjutkan rentang kenaikan rekor sejak pemerintah mulai mengumpulkan angka, melampaui angka Desember dan Januari masing-masing 24,2% dan 25%.

Baca Juga: Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tekan Pertumbuhan Ekonomi Global

Harapan rata-rata di antara analis yang disurvei oleh Reuters adalah untuk peningkatan tahunan sebesar 26,2%.

Harga produsen Februari tidak memperhitungkan efek serangan Rusia di Ukraina.

Harga produsen juga mencatatkan lonjakan sebesar 1,4% dari bulan sebelumnya.

Harga energi naik 68% dari Februari 2021, kata kantor statistik. Menghapus harga energi, harga produsen naik 12,4% YoY.

Bagikan

Berita Terbaru

Mengubah Problem Jadi Peluang Bisnis
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Mengubah Problem Jadi Peluang Bisnis

Menelusuri perjalanan karir Dayu Dara Permata membangun bisnis layanan properti lewat bendera Pinhome.

Menyasar Investor Ritel, SR025 Mengejar Target Rp 20 Triliun
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menyasar Investor Ritel, SR025 Mengejar Target Rp 20 Triliun

Kupon yang ditawarkan 6,80% per tahun untuk SR025 tenor 3 tahun. Sementara, kupon untuk SR025 tenor 5 tahun sebesar 6,9%.

Triple Deficit
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:06 WIB

Triple Deficit

Kombinasi triple deficit tersebut mungkin salah satu yang membebani pasar keuangan kita beberapa waktu lalu.

Rupiah Sepekan Menguat, Berpeluang Lanjut Naik di Pekan Depan
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Sepekan Menguat, Berpeluang Lanjut Naik di Pekan Depan

 Pelemahan imbal hasil US Treasury menjadi salah satu katalis yang menopang pergerakan rupiah sepekan ini.

WINS Intip Peluang dari Proyek Migas Baru
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

WINS Intip Peluang dari Proyek Migas Baru

Untuk itu WINS berencana untuk menambah jumlah armadanya hingga dua tahun ke depan menjadi 22 armada.

Investasi Asuransi Syariah Ambles
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:45 WIB

Investasi Asuransi Syariah Ambles

Perusahaan asuransi syariah hanya mengumpulkan hasil investasi sebanyak Rp 117,13 miliar selama semester I-2026. 

Bea Keluar Emas dan Jebakan Tarif Progresifnya
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:32 WIB

Bea Keluar Emas dan Jebakan Tarif Progresifnya

Mengejar penyelundup satu demi satu di bandara itu hanya mengobati gejala, bukan penyakit yang sesungguhnya.

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Jaga Peluang Pasar Mobil Bekas di Semester II-2026
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:19 WIB

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Jaga Peluang Pasar Mobil Bekas di Semester II-2026

Di tengah tantangan daya beli, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) berharap bisnis mobil bekas membaik di semester kedua.

Kunci Prinsip Investasi Bryan David Emil: Cerdas Mengelola Risiko
| Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:19 WIB

Kunci Prinsip Investasi Bryan David Emil: Cerdas Mengelola Risiko

Mengupas stretegi berinvestasi dan keranjang investasi Bryan David Emil, Direktur Utama PT Martina Berto Tbk (MBTO)

BI Minta Bank Dorong Penyaluran Kredit UMKM
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:30 WIB

BI Minta Bank Dorong Penyaluran Kredit UMKM

Pertumbuhan kredit ke sektor tersebut hingga pertengahan 2026 masih tipis, hanya 1,2% secara tahunan

INDEKS BERITA

Terpopuler