KONTAN.CO.ID - JAKARTA Pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak memanasnya konflik geopolitik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat (AS) serta sejumlah negara Timur Tengah. Eskalasi ketegangan ini dinilai berpotensi menekan kinerja ekonomi nasional pada 2026, terutama melalui jalur energi, perdagangan, dan stabilitas pasar keuangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, terdapat tiga sektor utama yang paling rentan terdampak, yakni pasokan minyak dunia, transportasi logistik, dan pariwisata.
