Kredit Ditarget Tinggi, Saat UMKM Masih Tercekik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih berat hingga awal 2026 ini. Ini tercermin dari penurunan portofolio, disertai dengan kualitas aset yang memburuk.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), outstanding kredit UMKM per Januari turun 0,5% secara tahunan menjadi Rp 1.482,8 triliun. Rasio kredit UMKM bermasalah atau non performing loan (NPL) mencapai 4,6%, naik dari 4,33% pada Desember.
