Krisis Berkepanjangan

Selasa, 15 November 2022 | 08:00 WIB
Krisis Berkepanjangan
[]
Reporter: Havid Vebri | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Habis-habisan. Begitulah upaya yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah alias Presiden G20.

Demi menyukseskan rangkaian acara yang puncaknya berlangsung hari ini di Nusa Dua, Bali, pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp 2 triliun, termasuk anggaran buat merenovasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menelan biaya Rp 1,2 triliun sendiri. 

Sepadankah dengan hasil yang didapat dari KTT G20? 

Hampir setahun, Indonesia memimpin jalannya forum yang merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 80% PDB dunia, dan 75% perdagangan global ini.

Sudah 438 kegiatan rangkaian Presidensi G20 dihelat. Terdiri dari ministerial meeting, working group, engagement group hingga side event. Seluruh pembahasan beragam isu dikerucutkan menjadi dua jalur yang disebut jalur keuangan (finance track) dan jalur sherpa (sherpa track).

Sayangnya, pembahasan melalui finance track tidak tercapai komunike atau kesepakatan bersama yang menjadi budaya di setiap Presidensi G20. Sebaliknya, pertemuan hanya menghasilkan kesimpulan pemimpin (chair summary).

Padahal, jalur ini memegang peranan strategis dalam mencari solusi atas ancaman resesi global. Soalnya, finance track adalah jalur yang secara khusus membahas sejumlah agenda yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan. 

Jalur ini menjadi prioritas karena memang tujuan G-20 ialah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, seimbang, berkelanjutan, dan inklusif. Akankah jalur sherpa track, yang merupakan pertemuan terakhir menyongsong KTT G20, bernasib sama? 

Jalur yang membahas isu ekonomi non-keuangan ini masih berlangsung. Di jalur inilah tiga isu prioritas Indonesia di dibahas, yakni penguatan arsitektur kesehatan global, transformasi digital dan transisi energi.

Namun, sinyal tidak tercapainya kesepakatan dalam KTT G20 telah disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Jika Sherpa bernasib sama dengan finance track, maka leaders communique di tingkat para pemimpin negara anggota G20, juga akan nihil.

Pemerintah berdalih, sulitnya mencapai kesepakatan karena G20 berlangsung saat kondisi geopolitik dunia memanas.

Apapun itu, tanpa komunike, maka siap-siap krisis global berlangsung lebih lama. Sirna sudah harapan G20 bakal mengulang sukses besarnya dalam mengatasi krisis keuangan global 2008.

Bagikan

Berita Terbaru

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam
| Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam

Selain faktor moneter, lonjakan harga emas juga sangat dipengaruhi oleh eskalasi risiko geopolitik global, dari Venezuela kini bergeser ke Iran.

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30 WIB

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​

Ruang konsumsi barang non-esensial diprediksi kian terbatas dan pola belanja masyarakat cenderung menjadi lebih selektif.

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:04 WIB

Indikasi Kuat Belanja Masyarakat Awal Tahun Masih Tertahan

Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2025 diperkirakan tumbuh melambat menjadi 4,4% secara tahunan  

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:01 WIB

Tekanan Kas Negara di Awal Tahun

Kebutuhan belanja pemerintah di kuartal pertama tahun ini diperkirakan mencapai Rp 700 triliun, namun penerimaan belum akan optimal

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:30 WIB

Skandal Pajak Menggerus Kepatuhan dan Penerimaan

Dalam jangka panjang, kasus korupsi pajak bakal menyeret rasio perpajakan Indonesia                 

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?
| Selasa, 13 Januari 2026 | 08:16 WIB

BUVA Volatil: Reli Lanjut atau Profit Taking?

Dengan kecenderungan uptrend yang mulai terbentuk, investor bisa menerapkan strategi buy on weakness saham BUVA yang dinilai masih relevan.

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:53 WIB

Saham Bakrie Non-Minerba Ikut Naik Panggung, Efek Euforia BUMI-BRMS & Narasi Sendiri

Meski ikut terimbas flash crash IHSG, hingga 12 Januari 2026 persentase kenaikan saham Bakrie non-minerba masih berkisar antara 15% hingga 83%.

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:39 WIB

Industri Kemasan Berharap dari Lebaran

Inaplas belum percaya diri dengan prospek industri plastik keseluruhan pada 2026, lantaran barang jadi asal China membanjiri pasar lokal.

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Laju Kendaraan Niaga Masih Terasa Berat

Sektor logistik hingga tambang masih jadi penopang terhadap penjualan kendaraan niaga pada tahun ini

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim
| Selasa, 13 Januari 2026 | 07:33 WIB

Menakar Kilau Dividen UNVR 2026 Pasca Divestasi Sariwangi dan Spin Off Bisnis Es Krim

Dividen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) diprediksi makin menarik usai spin off es krim dan lepas Sariwangi.

INDEKS BERITA