KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah bergerak lesu. Senin (7/2), kurs spot rupiah turun tipis 0,09% ke Rp 14.393 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs JISDOR melemah 0,19% ke Rp 14.404 per dollar AS.
Ada dua penyebab utama pelemahan rupiah. Pertama, angka produk domestik bruto (PDB) Indonesia di kuartal IV-2021 tumbuh 5,02% secara tahunan. Alhasil, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 cuma 3,69%. Realisasi ini lebih rendah dari target pemerintah di 4%.
Kedua, data nonfarm payroll AS akhir pekan lalu tumbuh jauh di atas ekspektasi. Ini memperbesar peluang kenaikan bunga AS.
Rupiah masih bisa melemah hari ini. Analis DC Futures Lukman Leong melihat, penyebaran omicron menjadikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 masih menantang.
Ekonom Senior Samuel Sekuritas Fikri C. Permana juga memperkirakan, tekanan rupiah datang dari rilis data cadangan devisa Indonesia periode Januari yang diperkirakan merosot.
Fikri memprediksi rupiah hari ini cenderung melemah dan bergerak di rentang Rp 14.320-Rp 14.520 per dollar AS. Lukman memprediksi rupiah bergerak di Rp 14.350-Rp 14.450 per dollar AS.
