Marga Abhinaya (MABA) Fokus Mengurangi Beban Utang

Jumat, 05 April 2019 | 07:05 WIB
Marga Abhinaya (MABA) Fokus Mengurangi Beban Utang
[]
Reporter: Amalia Fitri | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Optimalisasi performa aset untuk menopang pundi-pundi pendapatan akan menjadi agenda bisnis PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) sepanjang tahun ini. Selain bisnis perhotelan, perusahaan ini bakal memaksimalkan pendapatan dari penjualan unit apartemen.

Marga Abhinaya akan memanfaatkan dana hasil pendapatan tahun ini untuk mengurangi beban keuangan. Penurunan beban keuangan akan menjadi fokus perusahaan ini.

"Seperti beban bunga, beban utang dan intinya beban pembiayaan," kata Adrian Bramantyo, Direktur Utama PT Marga Abhinaya Abadi Tbk, saat ditemui usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (4/4).

Salah satu agenda RUPST Marga Abhinaya kemarin adalah membatalkan program Management and Employee Stock Options Program (MESOP). Marga Abhinaya juga menunda rencana pemecahan saham (stock split).

Emiten saham pengelola properti, hotel dan makanan  yang berkode saham MABA di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut juga sedang menunggu momentum yang tepat untuk menggelar ekspansi bisnis. Perusahaan ini akan menjajaki peluang berkongsi dengan mitra bisnis untuk meringankan beban pendanaan kebutuhan ekspansi.

Sebagai gambaran, sepanjang tahun lalu pendapatan Marga Abhinaya turun 43,70% menjadi Rp 120 miliar. Penjualan apartemen menjadi kontributor terbesar pendapatannya, yakni senilai Rp 57,32 miliar.

Penurunan kinerja top line berimbas pada bottom line. Rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau rugi bersih bertambah hampir tiga kali lipat menjadi Rp 203,07 miliar pada tahun lalu.

Bagikan

Berita Terbaru

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi
| Senin, 09 Februari 2026 | 17:33 WIB

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi

Secara jumlah, penduduk miskin Indonesia tercatat 23,36 juta orang, menyusut 490 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?
| Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?

Upaya Pemerintah menambah anggaran Rp 36,91 triliun guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dianggap bisa menjadi suplemen bagi BUMN Karya.

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

INDEKS BERITA

Terpopuler