KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diprediksi menguat hari Selasa (28/6) ini. Hal ini sejalan dengan indeks dollar yang mulai menurun.
Terkoreksinya indeks dollar AS sebesar 0,39% menyebabkan seluruh mata uang menguat. Hari ini, Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C Permana meyakini rupiah masih punya peluang melanjutkan penguatan.
Bertolak dalam negeri, rupiah mendapatkan angin segar lewat realisasi APBN yang positif. BI juga melaporkan uang beredar pada Mei tumbuh secara tahunan. "Hal ini membuat investor lebih percaya terhadap rupiah sehingga bisa menjadi katalis positif untuk perdagangan hari ini," kata Fikri, Senin (27/6).
Baca Juga: Rupiah Diproyeksi Kembali Menguat Selasa (28/6), Ini Sentimen yang Menopangnya
Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya bilang, kekhawatiran inflasi tinggi masih mengganjal ekonomi AS. Namun, kondisi ini diyakini hanya sementara karena ada isu kenaikan bunga The Fed di Juli-Agustus.
Karena itu, Andian memperkirakan rupiah berpotensi menguat terlihat dari data ekonomi AS dan sentimen pasar terus menekan indeks dollar. Andian memperkirakan hari ini (28/6) rupiah menguat di area Rp 14.750–Rp 14.850 dan Fikri memprediksi rupiah di kisaran Rp 14.750–Rp 14.900.
Di pasar spot, Senin (27/6), rupiah menguat 0,35% di Rp 14.797. Jika berdasarkan kurs Jisdor BI mata uang Garuda menguat 0,3% ke Rp 14.802 per dollar AS.
Baca Juga: Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 14.797 Per Dolar AS Hari Ini
