KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Saham emiten di sektor teknologi masih jadi bandul pemberat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang tahun 2022.
Buktinya, sejumlah saham emiten teknologi masih menghiasi papan laggard di Bursa Efek Indonesia (BEI).
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Saham emiten di sektor teknologi masih jadi bandul pemberat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang tahun 2022.
Buktinya, sejumlah saham emiten teknologi masih menghiasi papan laggard di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Meski timing dinilai kurang ideal, analis memandang kebijakan free float tidak dapat ditunda, karena hanya akan memperpanjang ketidakpastian.
Mesin penyedot dolar AS di dalam negeri tak maksimal, sementara capital outflow dari pasar saham semakin masif.
Aksi borong emas makin masif dilakukan oleh bank-bank sentral global yang secara agresif menjadikannya sebagai alternatif cadangan devisa.
Simak rencana bisnis Penyedia listrik PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) ke depan dengan operasi ramah lingkungan dan potensi pembagian dividen.
Belum ada kabar gembira soal ekonomi domestik yang bisa menjadi katalis penopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Tiga emiten menara telekomunikasi terbersar di Indonesia kompak mencetak pertumbuhan kinerja di sepanjang tahun 2025.
Mayoritas saham emiten emas berkilau dalam sepekan terakhir saat harga komoditas ini dalam tren melandai.
Negosiasi AS-Iran alot, Israel ikut menekan. Dinamika global bisa pengaruhi pergerakan IHSG hari ini.
Menjaga kinerja industri manufaktur dalam negeri harus fokus pada pasar domestik sebagai penopang utama.
Eskalasi konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak. Cari tahu emiten migas mana saja yang berpotensi cuan dari kondisi ini