Memperkuat Permodalan, Bank Berencana Rights Issue

Senin, 04 Maret 2019 | 11:01 WIB
Memperkuat Permodalan, Bank Berencana Rights Issue
[]
Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah bank akan menggelar penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue untuk memperkuat modal. Bank Mayapada misalnya, akan menerbitkan saham baru dengan HMETD pada kuartal III-2019 mendatang senilai Rp 2 triliun.

Direktur Utama Bank Mayapada Hariyono Tjahjarijadi mengatakan, pelaksanaan rights issue akan menggunakan laporan keuangan semester I 2019. Seluruh dana segar yang didapat akan digunakan sebagai amunisi penguatan modal untuk menjalankan usaha. Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) Bank Mayapada saat ini sekitar 16%–17%.

PT Bank Harda Internasional Tbk juga berencana memperkuat permodalan tahun ini. Tahun lalu bank ini hanya berhasil merealisasikan rights issue sekitar Rp 33 miliar dari target sebelumnya sebesar Rp 100 miliar.

Bank Harda akan terus mencari pendanaan untuk memperbesar ruang mereka melakukan pengembangan bisnis. Namun, Bank Harda belum bisa memastikan apakah penguatan modal tersebut akan dilakukan lewat rights issue atau lainnya. "Terkait rights issue kami belum dapat update dari pemegang saham pengendali," kata Yohanes Simon, Direktur Bank Harda.

Bank MNC juga mengagendakan rights issue tahun ini. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Bank MNC akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,12 miliar saham seri B dengan nominal Rp 50 dan waran seri V dapat ditukar dengan satu saham seri B.

Bagikan

Berita Terbaru

ESG Pakuwon (PWON): Merangkul Pekerja Lokal Saat Gencar Ekspansi
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:24 WIB

ESG Pakuwon (PWON): Merangkul Pekerja Lokal Saat Gencar Ekspansi

Ekspansi yang dilakukan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) tetap kencang di tahun ini. Simak juga rekomendasi sahamnya di sini

Perintah Danantara, PGAS Garap Bisnis Midstream dan Downstream
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:22 WIB

Perintah Danantara, PGAS Garap Bisnis Midstream dan Downstream

Danantara menginginkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) fokus pada bisnis midstream (antara) dan downstream atau sektor hilir gas bumi.​

Berharap Gejolak IHSG Mereda
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:16 WIB

Berharap Gejolak IHSG Mereda

Tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi reda meskipun risiko eksternal terbuka di bulan Februari ini.

Efek MSCI, Duit Asing  Kabur Hampir Rp 14 Triliun, Simak Rekomendasi Hari Ini
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:12 WIB

Efek MSCI, Duit Asing Kabur Hampir Rp 14 Triliun, Simak Rekomendasi Hari Ini

Dalam sepekan kemarin, dana asing sudah mencatatkan aksi jual alias net sell sekitar Rp 13,92 triliun.

Saatnya Bersihkan Bursa dari Saham-Saham Gorengan
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:04 WIB

Saatnya Bersihkan Bursa dari Saham-Saham Gorengan

Hari ini, BEI, OJK, dan KSEI akan melakukan pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Saham Sawit 2026: Laba Terancam, tapi Peluang Tetap Ada? Ini Kata Analis
| Senin, 02 Februari 2026 | 07:00 WIB

Saham Sawit 2026: Laba Terancam, tapi Peluang Tetap Ada? Ini Kata Analis

Kebijakan B50 batal, harga CPO berpotensi moderat. Ada risiko baru menekan fundamental AALI, BWPT, LSIP. Jangan sampai rugi

 Mengukur Prospek Saham Perbankan di Februari
| Senin, 02 Februari 2026 | 06:55 WIB

Mengukur Prospek Saham Perbankan di Februari

Setelah diterpa sentimen MSCI dan mundurnya bos BEI, saham bank besar menutup bulan Januari 2026 dengan penguatan terbatas

Tiga Raksasa Wall Street Sibuk Average Down Bikin Saham AMMN Melesat Sendirian
| Senin, 02 Februari 2026 | 06:55 WIB

Tiga Raksasa Wall Street Sibuk Average Down Bikin Saham AMMN Melesat Sendirian

Keberanian asing melakukan average down saham AMMN disinyalir karena prospek fundamental jangka panjang. 

Kredit Modal Kerja Mulai Perlihatkan Tanda Pemulihan
| Senin, 02 Februari 2026 | 06:40 WIB

Kredit Modal Kerja Mulai Perlihatkan Tanda Pemulihan

​Penyaluran kredit modal kerja mulai bangkit di akhir 2025, ditopang pelonggaran suku bunga dan membaiknya arus kas usaha.

Alhamdulilah, Pembiayaan Wholesale Bank Syariah Masih Merekah
| Senin, 02 Februari 2026 | 06:30 WIB

Alhamdulilah, Pembiayaan Wholesale Bank Syariah Masih Merekah

​Segmen wholesale menjadi lokomotif pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah pada 2025, ditopang ekspansi korporasi dan komersial.

INDEKS BERITA

Terpopuler