Memperkuat Walaraba agar Menembus Pasar Global

Kamis, 13 Maret 2025 | 07:03 WIB
Memperkuat Walaraba agar Menembus Pasar Global
[ILUSTRASI. Pengunjung mencoba produk kuliner salah satu peserta pameran waralaba di Tangerang, Minggu (16/2/2025). Pemerintah terus mendorong regulasi yang memastikan transparansi dan perlindungan bagi pelaku usaha waralaba. Sementara, penggunaan produk dalam negeri juga menjadi fokus penting dalam ekosistem wirausaha nasional. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Dadan M. Ramdan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA Potensi pengembangan waralaba di Indonesia masih sangat besar. Per Februari tahun ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat ada 311 waralaba beroperasi di negeri ini. Perinciannya, 157 waralaba dalam negeri dan 154 lainnya merupakan waralaba luar negeri. Dari jumlah tersebut, waralaba di Indonesia saat ini mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 97.872 orang dengan total omzet mencapai Rp 143,25 triliun.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, dari jumlah tersebut, sektor waralaba food and Beverage (F&B) atau makanan dan minuman  masih mendominasi dengan komposisi 47%, kemudian diikuti sektor kecantikan, pendidikan, nonformal, ritel dan lainnya. "Indonesia potensinya besar, kita ingin masuk ke pasar global. Kalau kita lihat sudah ada seperti Alfamart, Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Gepuk Pak Gembus dan lain-lain," beber Budi, kemarin.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Peluang Cuan Rabu 14 Januari: Ini Area Support-Resistance IHSG Terbaru
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:45 WIB

Peluang Cuan Rabu 14 Januari: Ini Area Support-Resistance IHSG Terbaru

IHSG menguat tipis 0,16% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat 3,49%.

Likuiditas Ketat Masih Menekan Bank Kecil
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:40 WIB

Likuiditas Ketat Masih Menekan Bank Kecil

Likuiditas KBMI 1 dan KBMI 2 terus susut seiring dengan kredit yang tumbuh perlahan.                   

Perusahaan Gadai Berburu Juru Taksir
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:35 WIB

Perusahaan Gadai Berburu Juru Taksir

Pelaku industri gadai terus berupaya mengimbangi tingginya peningkatan kebutuhan tenaga penaksir di lapangan

Mimpi Industrialisasi dan Politik Anggaran
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:32 WIB

Mimpi Industrialisasi dan Politik Anggaran

Dukungan politik anggaran yang berpihak pada industri lokal dalam negeri juga menjadi kunci, agar mimpi industrialisasi menjadi kenyataan.

Kredit Masih Sepi, Bank Pilih Menahan Diri Menerbitkan Obligasi
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:30 WIB

Kredit Masih Sepi, Bank Pilih Menahan Diri Menerbitkan Obligasi

Membeli obligasi perbankan di awal 2026 terasa sulit. Likuiditas yang terlalu longgar membuat bank menahan diri. 

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Incar Pertumbuhan Dobel Digit
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:20 WIB

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Incar Pertumbuhan Dobel Digit

Untuk mencapai target penjualan pada tahun ini, JTPE akan menggenjot ekspansi pasar ekspor dan domestik.

Tanpa Insentif, Kredit Mobil Listrik Terancam Tersendat
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:15 WIB

Tanpa Insentif, Kredit Mobil Listrik Terancam Tersendat

Tanpa insentif, pertumbuhan pembiayaan mobil listrik diprediksi sulit untuk bisa menyamai tahun-tahun sebelumnya.

Target Penjualan Alat Berat Tumbuh Moderat
| Rabu, 14 Januari 2026 | 04:15 WIB

Target Penjualan Alat Berat Tumbuh Moderat

Masih didorong oleh proyek besar PSN dan tambang. Pertambangan tetap jadi penggerak utama, diikuti konstruksi dan infrastruktur.

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam
| Selasa, 13 Januari 2026 | 10:00 WIB

Rekor Emas Dorong Saham Tambang Naik Tajam

Selain faktor moneter, lonjakan harga emas juga sangat dipengaruhi oleh eskalasi risiko geopolitik global, dari Venezuela kini bergeser ke Iran.

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​
| Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30 WIB

Menakar Semarak Imlek, Ramadan, dan Lebaran 2026 Kala Konsumen Tengah Tertekan​

Ruang konsumsi barang non-esensial diprediksi kian terbatas dan pola belanja masyarakat cenderung menjadi lebih selektif.

INDEKS BERITA