Menakar Nasib Investasi BUMN di Saham Emiten Pailit yang Bakal Delisting

Kamis, 16 April 2026 | 17:42 WIB
Menakar Nasib Investasi BUMN di Saham Emiten Pailit yang Bakal Delisting
[ILUSTRASI. Ilustrasi palu hakim, persidangan (KONTAN/Muradi)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak hanya investor individu kelas kakap, nasib buruk juga menimpa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggenggam saham di emiten pailit.

Rentetan keputusan delisting beberapa emiten pailit di tahun ini juga membuka informasi bahwa anak usaha milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), yaitu PT Pins Indonesia Tbk (PINS) mendekap sebanyak 24% saham di PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE).

TELE menjadi salah satu dari 18 emiten yang akan dikeluarkan (delisting) dari Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) di akhir tahun ini. Emiten yang bergerak di produk telekomunikasi ini juga telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat sejak 9 Oktober 2025 lalu.

Sementara menilik struktur kepemilikannya, PINS mengempit saham TELE sebanyak 1.754.641.247 (24%) saham. PINS membeli saham TELE pada tahun 2014 dengan mahar kala itu senilai Rp 1,39 triliun yang kala itu dikenal sebagai salah satu pemain besar di bisnis voucher pulsa.

Secara total, TELE memiliki sebanyak 10.733 investor yang sebagian besar diisi oleh investor ritel. Selain PINS, investor individu Haiyanto juga memiliki saham TELE sebanyak 8,31% atau sebanyak 607.625.900 saham.

Selain PINS, emiten pelat merah yang cukup tertutup yaitu, PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk (INTI) juga memegang saham di emiten pailit yang akan delisting, yakni PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Siapkan Aturan Soal Nasib Proyek Whoosh

Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, BP BUMN dan BPI Danantara sedang menyiapkan rancangan Perpres yang mengatur keberlanjutan Whoosh

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:47 WIB

2027, Siap Pungut Cukai Minuman Berpemanis

Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menargetkan pungutan cukai minuman berpemanis berlaku semester II-2026

Menyoal Risiko Penyaluran Kredit dan Transparansi Bank Mandiri
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Menyoal Risiko Penyaluran Kredit dan Transparansi Bank Mandiri

Kredit jumbo Bank Mandiri ke Jhonlin Group milik Haji Isam dengan jaminan saham menjadi sorotan karena nilai pinjaman dan risikonya belum jelas.

Pemerintah Percepat Restitusi Pajak
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Pemerintah Percepat Restitusi Pajak

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menginstruksikan Ditjen Pajak untuk mempercepat restitusi pajak, khususnya untuk industri padat karya dan UMKM

Suntik Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Suntik Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan

Suntikan dana tersebut diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 73 Tahun 2026. Pencairan dana tersebut dilakukan bertahap.​

Upaya Mengejar Setoran Pajak hingga Akhir Tahun
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Upaya Mengejar Setoran Pajak hingga Akhir Tahun

Pemerintah masih harus mengumpulkan penerimaan sekitar Rp 750 triliun dalam tiga bulan              

Dibayangi Sentimen AS, IHSG Sepekan Naik 0,94%
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Dibayangi Sentimen AS, IHSG Sepekan Naik 0,94%

Jumat (9/10), IHSG naik 1,04% atau 62,48 poin ke level 6.093,76. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat 0,94%.

Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Siapkan Ekspansi Demi Kejar Target Kinerja
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Siapkan Ekspansi Demi Kejar Target Kinerja

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) memperluas sumber pendapatan baru di bisnis layanan higienitas terintegrasi

Tertekan Aksi Jual Paksa, Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Tertekan Aksi Jual Paksa, Bitcoin dan Ethereum Kompak Turun

Pergerakan aset kripto masih berada dalam tekanan, akibat gelombang aksi jual paksa yang melanda berbagai platform aset digital

Review Sepekan: Otot Rupiah Masih Rapuh
| Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Sepekan: Otot Rupiah Masih Rapuh

Sempat melemah ke Rp 17.917 per dolar Amerika Serikat (AS) di awal pekan, rupiah menguat tipis di akhir perdagangan pekan ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler