Menanti Dampak Kocok Ulang ke Anggota Indeks FTSE

Senin, 25 Agustus 2025 | 06:51 WIB
Menanti Dampak Kocok Ulang ke Anggota Indeks FTSE
[ILUSTRASI. Kunjungan mahasiswa ke gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (19/8/2025). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/08/2025]
Reporter: Dimas Andi | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell  mengumumkan perubahan susunan konstituen Indeks FTSE Global Equity Indonesia  periode September 2025..

Merujuk pengumuman di situs FTSE Russell, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masuk kategori emiten berkapitalisasi besar atau FTSE GEIS large cap dengan bobot free float 25,42%. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:35 WIB

Leasing Susun Siasat Menjaga Biaya Dana

Pergerakan suku bunga akan memengaruhi biaya pendanaan multifinance, yang hingga kini masih banyak bergantung pada sektor perbankan.

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Koreksi Rupiah Mengerek Biaya Produksi Pertanian

Dampak pelemahan rupiah sudah mulai terasa lewat kenaikan harga untuk produk-produk pendukung pertanian.

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:30 WIB

Data Fiskal Membaik, Tapi Risiko Tetap Mengintai

Defisit APBN mengecil, namun tekanan akibat subsidi energi masih terus membayangi.                      

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:25 WIB

Produksi Batubara 229 Juta Ton di Kuartal I 2026

Jumlah tersebut setara 38,17% dari target pemerintah yang membatasi produksi batubara di sepanjang 2026 di level 600 juta ton.​

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:20 WIB

Mitra Angksa sejahtera (BAUT) Bidik Penjualan Tumbuh 30%

Manajemen BAUT akan mengidentifikasi dan mengeksekusi proyek-proyek strategis guna mendorong pertumbuhan pendapatan yang berkualitas.

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Ancaman Mengadang Jika BI Mengerek Bunga Acuan

Kenaikan BI rate diproyeksi bisa menekan harga obligasi, sebabkan capital loss. Investor perlu tahu selisih yield yang mengintai.

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:15 WIB

Melindungi Pekerja dan Menjaga Dunia Usaha

Penyusunan Rancangan Undang Undang (RUU) Ketenagakerjaan mesti memberikan kepastian usaha dan perlindungan pekerja.

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:10 WIB

Menyulap Tumpukan Sampah Menjadi Energi

Pemerintah bakal menggunakan dua teknologi yakni pirolisis dan incinerator untuk menghasilkan energi dari sampah.

IHSG Anjlok 6 Hari Berturut, Masih Adakah Peluang Cuan Hari Ini (20/5)?
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

IHSG Anjlok 6 Hari Berturut, Masih Adakah Peluang Cuan Hari Ini (20/5)?

IHSG mengakumulasi pelemahan 8,59% dalam lima hari perdagangan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah anjlok 26,32%.

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara
| Rabu, 20 Mei 2026 | 05:00 WIB

Intervensi Obligasi Bebani Fiskal Negara

Pemerintah siapkan Rp 2 triliun/hari untuk intervensi obligasi. Namun, pakar khawatir beban fiskal membesar. Temukan dampaknya!

INDEKS BERITA