Menanti Kinerja Biru Saham Keping Biru

Senin, 23 September 2024 | 07:23 WIB
Menanti Kinerja Biru Saham Keping Biru
[ILUSTRASI. Karyawan berjalan melintas dekat papan digital perdagangan saham di gedung Bursa Indonesia, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/18/09/2024]
Reporter: Pulina Nityakanti, Rashif Usman | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi investor yang memiliki target investasi jangka panjang, saham keping biru atau blue chip kerap menjadi pilihan untuk mengincar pertumbuhan imbal hasil yang konsisten. Namun, beberapa saham yang kerap digadang sebagai saham blue chip, ternyata punya performa buruk dalam lima tahun terakhir.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Astra International Tbk (ASII) misalnya, dalam lima tahun terakhir, imbal hasil negatif. Sejak awal tahun ini, ketiganya masih laggard atau tertinggal jauh dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Masa Depan ISAT: AI dan Data Jadi Kunci Mendorong Kinerja?
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:00 WIB

Masa Depan ISAT: AI dan Data Jadi Kunci Mendorong Kinerja?

Bisnis AI dan pertumbuhan data Indosat diprediksi jadi penopang kinerja ISAT. Pelajari bagaimana strategi ini dapat mendorong kinerjanya.

Alarm Sektor Manufaktur
| Jumat, 03 Juli 2026 | 06:00 WIB

Alarm Sektor Manufaktur

Kontraksi PMI paling tajam dalam setahun ini menjadi sinyal bahwa sektor manufaktur tang sedang menghadapi persoalan serius.

Garuda Maintenance Facility (GMFI) Garap Lini Bisnis Aviasi Pertahanan
| Jumat, 03 Juli 2026 | 05:56 WIB

Garuda Maintenance Facility (GMFI) Garap Lini Bisnis Aviasi Pertahanan

Perusahaan tersebut menargetkan segmen tersebut berkontribusi minimal 10% terhadap total pendapatan pada 2026.

Ekonomi Lesu, Laba Asuransi Umum Layu
| Jumat, 03 Juli 2026 | 05:35 WIB

Ekonomi Lesu, Laba Asuransi Umum Layu

Laba industri asuransi umum per April 2026 tercatat sebesar Rp 4,3 triliun, turun 24,5% dari periode yang sama di tahun lalu

Net Sell Masih Deras, Sebelum Berlibur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 03 Juli 2026 | 05:12 WIB

Net Sell Masih Deras, Sebelum Berlibur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Dana asing masih keluar dari pasar saham, net sell Rp 237,87 miliar. Penguatan IHSG sejalan dengan bursa di Asia.

BPJS Kesehatan dan Godaan Jalan Pintas
| Jumat, 03 Juli 2026 | 05:00 WIB

BPJS Kesehatan dan Godaan Jalan Pintas

Yang jauh lebih penting adalah memperbaiki efisiensi internal BPJS dan sistem pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Menguat 2 Hari, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Jumat (3/7)
| Jumat, 03 Juli 2026 | 04:50 WIB

Menguat 2 Hari, Intip Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Untuk Jumat (3/7)

IHSG masih tercatat turun 4,24% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 33,57%.

Perang Tarif Belum Hilang Meski Kredit Lebih Kencang
| Jumat, 03 Juli 2026 | 04:35 WIB

Perang Tarif Belum Hilang Meski Kredit Lebih Kencang

Laju kredit yang semakin cepat, rupanya belum mampu menghilangkan perang tarif di industri penjaminan.

Nilai Impor Melonjak, Defisit Migas Semakin Melebar
| Jumat, 03 Juli 2026 | 04:10 WIB

Nilai Impor Melonjak, Defisit Migas Semakin Melebar

Pelebaran defisit tersebut terutama dipicu oleh lonjakan nilai impor migas yang terdorong harga minyak global. 

Aksi Buyback Triliunan Rupiah Belum Mampu Mendongkrak Harga Saham Emiten, Mengapa?
| Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

Aksi Buyback Triliunan Rupiah Belum Mampu Mendongkrak Harga Saham Emiten, Mengapa?

Analis mengungkap, alasan di balik loyonya harga saham pasca buyback. Jangan salah langkah saat berinvestasi.

INDEKS BERITA