Mengalami Koreksi Usai Sentuh Rekor Harga Tertinggi, Pengendali Borong Saham PSSI

Jumat, 25 Juni 2021 | 11:11 WIB
Mengalami Koreksi Usai Sentuh Rekor Harga Tertinggi, Pengendali Borong Saham PSSI
[ILUSTRASI. Armada tongkang milik PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). DOK/PSSI]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi pemegang saham pengendali PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) baru-baru ini menarik untuk dicermati.

Biasanya, longsornya harga suatu saham kerap diakibatkan aksi jual investor kakap, terkadang dilakukan oleh pengendali di emiten tersebut.

Namun, pemegang saham pengendali PSSI, yakni PT Indoprima Marine sejauh ini mengambil langkah berbeda.

Saat harga saham PSSI longsor usai menyentuh rekor tertinggi, PT Indoprima Marine justru menambah kepemilikannya.

Aksi borong yang dilakukan di pasar reguler tersebut sejauh ini mampu meredam tekanan terhadap saham PSSI.

Harga saham PSSI mencapai rekor harga tertinggi sepanjang sejarah pada 15 Juni 2021 di harga Rp 340 per saham. 

Sebagai informasi, saat listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Desember 2017, PSSI melepas sahamnya dengan harga perdana di Rp 135 per saham.

 

 

Usai menyentuh rekor tersebut, harga saham emiten pengangkutan batubara, itu longsor. 

Hingga menyentuh Rp 258 per saham, yang merupakan posisi harga terendah PSSI dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: Terhalang Pagebluk Corona, Malindo Feedmill (MAIN) Menahan Ekspansi Tahun Ini

Nah, aksi borong yang dilakukan PT Indoprima Marine berlangsung pada 15 Juni, 16, 18 dan 21 Juni 2021.

Total jumlah saham yang dibeli sebanyak 7.787.600 lembar, dengan total nilai investasi sekitar Rp 2.22 miliar.

Perhitungan Kontan, harga beli rata-rata saham PSSI yang dilakukan perusahaan tersebut di sekitar Rp 285,13 per saham.

Dus, PT Indoprima Marine kini menguasai 2.476.750.200 lembar, setara 45,7213%.

 

Iriawan Ibarat, Direktur Utama PT Indoprima Marine dalam keterbukaan informasi (25/6) menyebut, akumulasi berlangsung di pasar reguler untuk tujuan investasi.

Sedikit banyaknya, akumulasi yang dilakukan perusahaan tersebut berhasil meredam tekanan terhadap harga saham PSSI.

Sejak kemarin, saham PSSI mengalami rebound. Pada perdagangan hari ini (25/6), hingga penutupan sesi pertama, saham PSSI berada di Rp 266 per saham.

Selanjutnya: Berkat Saham DIVA dan TFAS, Laba Bersih NFCX Terbang Lebih dari Empat Kali Lipat

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek MIKA 2026 Tetap Solid dan Margin Terjaga Meski Pasien BPJS Menyusut
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:30 WIB

Prospek MIKA 2026 Tetap Solid dan Margin Terjaga Meski Pasien BPJS Menyusut

Persaingan bisnis rumah sakit semakin sengit sehingga akan memengaruhi ekspansi, khususnya ke kota-kota tier dua.

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:26 WIB

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus menggeber ekspansi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) miliknya.

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06 WIB

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1

Saham bonus yang akan dibagikan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham tahun buku 2024.

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:02 WIB

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)

Momentum Ramadan dinilai bakal menjadi salah satu katalis positif bagi emiten farmasi. Salah satunya PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.​

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56 WIB

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI

Proyek hilirisasi Danantara juga membuka peluang keterlibatan emiten pendukung, baik di sektor energi, logistik, maupun konstruksi.

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:48 WIB

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025

Segmen selular jadi kontributor utama pertumbuhan kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) di sepanjang tahun 2025.

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:33 WIB

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi

Pelaksanaan aturan ini tidak langsung, tapi ada waktu transisi. Ini penting agar pemilik dan pengendali punya waktu menyusun strategi 

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11 WIB

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026

Sentimen positif bagi BMRI di tahun 2026 berasal dari fundamental yang solid dan efisiensi berkelanjutan.

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:57 WIB

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Penjualan periode Lebaran menyumbang hampir 30% dari total target penjualan tahunan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:43 WIB

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun

Indonesia perlu belajar dari India yang mengalami masalah serupa pada 2012 namun bisa bangkit dan berhasil merebut kembali kepercayaan investor.

INDEKS BERITA

Terpopuler