Menggagas Keberlanjutan dengan Bioekonomi

Selasa, 07 Januari 2025 | 05:13 WIB
Menggagas Keberlanjutan dengan Bioekonomi
[ILUSTRASI. Sejumlah warga dan pelajar menanam bibit mangrove di pesisir pantai Pulau Pangalasiang, Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (8/6/2024). Kegiatan tersebut diinisiasi mahasiswa magang program Kemendikbudristek Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bekerja sama dengan PT Amati Karya Indonesia, Yayasan Rubalang, Arkom Palu dan Risma Khoiru Ummah untuk melindungi pulau tersebut dari ancaman abrasi sekaligus memperingati Hari Laut Sedunia. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/nym.]
Jusuf Irianto | Guru Besar di Departemen Administrasi Publik FISIP Universitas Airlangga

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selalu ada harapan di balik ikhtiar untuk mengatasi pelbagai masalah sosial, ekonomi atau lingkungan. Memasuki tahun 2025, umat manusia berupaya mengatasi isu terkait dampak perubahan iklim. Pelbagai langkah ditempuh untuk melestarikan lingkungan secara berkelanjutan. Salah satu upaya ditempuh melalui perubahan pendekatan pembangunan eksploitatif-ekstraktif menuju gagasan yang lebih berorientasi pada pelestarian lingkungan yaitu bioekonomi. Tujuan bioekonomi adalah menjamin terciptanya pembangunan ekonomi secara berkelanjutan.

Untuk memastikan keberlanjutan pembangunan jangka panjang, Bappenas menggagas konsep bioekonomi. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, bioekonomi masuk sebagai agenda kedua yakni mewujudkan transformasi ekonomi nasional. Biekonomi atau ekonomi hayati mendukung pertumbuhan ekonomi seraya mengatasi berbagai masalah terkait perubahan iklim. Contoh riil bioekonomi adalah transisi energi yang berasal dari fosil diubah menjadi energi berbasis bio, misalnya, biomassa yang lebih ramah alam.

Baca Juga: Prospek Emiten Barang Konsumen Primer Masih Positif, Simak Saham Pilihannya

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:13 WIB

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal di tahun 2026 bisa tembus Rp 250 triliun.

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

INDEKS BERITA

Terpopuler