Menilik Efektivitas Insentif Likuiditas BI Bagi Bank
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bankir melihat likuiditas masih akan jadi tantangan utama bagi perbankan hingga tahun 2025. Alasannya, laju simpanan di bank semakin susut. Sementara potensi penurunan suku bunga acuan diprediksi kian tipis seiring terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).
Melihat tantangan itu, Bank Indonesia (BI) berjanji akan menggelontorkan tambahan likuiditas melalui insentif kebijakan likuiditas makroprudensial (KLM). Nilainya ditargetkan sebesar Rp 283 triliun tahun depan.
