Menjelang Upgrade Blockchain, Harga Ether Melemah

Rabu, 04 Agustus 2021 | 15:39 WIB
Menjelang Upgrade Blockchain, Harga Ether Melemah
[ILUSTRASI. Ilustrasi simbol dari ether di atas mainboard PC. 29 Juni 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Harga ether, Rabu (4/8) turun sekitar 1%. Penurunan nilai uang kripto itu terjadi menjelang penyesuaian teknis atas ethereum, blockchain yang menjadi dasar dari ether. Penyesuaian itu sendiri akan mengubah cara pemrosesan transaksi.

Hasil dari penyesuaian itu diperkirakan akan segera berlaku pada Kamis (5/8) di sebagian besar pelosok dunia, sedikit lebih lambat dari jadwal semula, tutur para pemain uang kripto. Dalam bahasa yang lebih teknis, upgrade ethereum akan terjadi setelah blok ke-12.965.000 di blockchain tersebut diverifikasi.

Jaringan ethereum menopang berbagai proyek di dunia kripto termasuk token non-fungible (NFT) dan berbagai aplikasi keuangan yang terdesentralisasi alias DeFi. NTF merupakan aset kripto, yang mewakili item digital tidak berwujud seperti gambar, video, atau item dalam game.

Baca Juga: Lewati Bitcoin, Dogecoin jadi aset kripto dengan volume terbesar di Indonesia

Menjelang upgrade ethereum, harga ether menguat 40% selama 15 hari terakhir dari level terendahnya baru-baru ini. Nilai ether saat ini, tiga kali lipat lebih tinggi daripada nilai di tahun lalu. Token itu pun mencatat pertumbuhan harga jauh di atas bitcoin, uang kripto dengan pangsa pasar terbesar di dunia. Memang, baik ether maupun bitcoin telah tergusur dari posisi tertingginya pada Mei kemarin.

Proses upgrade terkini yang diberi nama Ethereum Improvement Proposal (EIP) 1559, akan mengubah cara transaksi diproses dan memberikan harga yang lebih jelas untuk tiap pemrosesan transaksi.

Ini juga akan mengurangi pasokan token ether, hingga membuka kemungkinan harga akan meningkat drastis.

Chief Executive Pantera Capital Dan Morehead mengatakan ke Reuters Global Markets Forum, minggu ini, bahwa perubahan tersebut akan membantu perdagangan ether lebih seperti aset tetap. Itu akan meningkatkan daya tarik ether sebagai aset penyimpan kekayaan.

Bursa cryptocurrency Binance dan OKEX, awal pekan ini, memperkirakan, proses upgrade akan terjadi pada 5 Agustus pukul 11:55 GMT atau 18.55 WIB.

Selanjutnya: Ingin Kejar Bisnis Premier League, La Liga Jual 10% Saham ke CVC

 

Bagikan

Berita Terbaru

Enam Emiten Antre IPO, Sinyal Kebangkitan Pasar Saham atau Sekadar Cari Pendanaan?
| Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Enam Emiten Antre IPO, Sinyal Kebangkitan Pasar Saham atau Sekadar Cari Pendanaan?

Saat sentimen positif mendominasi pasar, minat investor terhadap aset berisiko meningkat sehingga penyerapan saham baru menjadi lebih baik.

Enam Perusahaan Calon IPO, Ada  Afiliasi Djarum dan Emtek, Perhatikan Fundamental
| Kamis, 25 Juni 2026 | 09:10 WIB

Enam Perusahaan Calon IPO, Ada Afiliasi Djarum dan Emtek, Perhatikan Fundamental

Enam perusahaan siap IPO. Namun analis sepakat dua emiten ini paling prospektif. Cek fundamental dan potensi untungnya.

Masih Ada  Peringatan dari MSCI, IHSG Masih Terancam Lesu
| Kamis, 25 Juni 2026 | 08:58 WIB

Masih Ada Peringatan dari MSCI, IHSG Masih Terancam Lesu

Indonesia dipertahankan emerging market, tapi IHSG malah terjun bebas di bawah 6.000. Ada kekhawatiran besar di balik keputusan MSCI.

Transaksi Afiliasi Rp 18,27 Triliun, Rajawali Kapital Emas Jadi Pengendali ARCI
| Kamis, 25 Juni 2026 | 08:44 WIB

Transaksi Afiliasi Rp 18,27 Triliun, Rajawali Kapital Emas Jadi Pengendali ARCI

Rajawali Corpora lepas seluruh saham ARCI ke afiliasi senilai Rp 18,27 T. Perubahan ini bisa pengaruhi valuasi saham ARCI.

Indeks Sudah Jebol ke 5.800, Net Sell Rp 6 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 25 Juni 2026 | 08:06 WIB

Indeks Sudah Jebol ke 5.800, Net Sell Rp 6 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Jika hingga November 2026 tidak ada perubahan signifikan, ada peluang penurunan status menjadi frontier market. 

ARPU TLKM, EXCL, dan ISAT Naik, tapi Ruang Kenaikan Tarif Mulai Menyempit
| Kamis, 25 Juni 2026 | 07:55 WIB

ARPU TLKM, EXCL, dan ISAT Naik, tapi Ruang Kenaikan Tarif Mulai Menyempit

Prospek sektor telekomunikasi dalam jangka menengah masih dinilai positif, amun narasi pertumbuhannya mulai mengalami pergeseran.

Saham DSSA Mulai Bangkit Usai Keluar dari MSCI dan FTSE, Masih Layak Dibeli?
| Kamis, 25 Juni 2026 | 07:34 WIB

Saham DSSA Mulai Bangkit Usai Keluar dari MSCI dan FTSE, Masih Layak Dibeli?

DSSA memiliki eksposur yang kuat di sektor energi, pembangkit listrik, serta mulai memperluas bisnis ke sektor transisi energi dan EBT.

Menakar Prospek Saham BREN Usai Diborong Prajogo Pangestu, Masih Layak Dibeli?
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:46 WIB

Menakar Prospek Saham BREN Usai Diborong Prajogo Pangestu, Masih Layak Dibeli?

BREN merupakan pemain panas bumi terbesar di Indonesia dan berada di peringkat keempat secara global.

Dana Asing Mengalir ke Instrumen Surat Utang dari Pasar Saham
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:45 WIB

Dana Asing Mengalir ke Instrumen Surat Utang dari Pasar Saham

Investor asing mengincar instrumen keuangan domestik yang menawarkan yield lebih tinggi ketimbang pasar saham.

MAPI Boyong Kembali Ace Hardware ke Indonesia, Segera Membuka Gerai Perdana
| Kamis, 25 Juni 2026 | 06:45 WIB

MAPI Boyong Kembali Ace Hardware ke Indonesia, Segera Membuka Gerai Perdana

Ace Hardware kembali ke Indonesia, kali ini di bawah naungan MAPI. Sebelum membuka Ace Hardware, MAPI berdiskusi dengan Kawan Lama.

INDEKS BERITA

Terpopuler