Menutup Celah Wajib Pajak yang Nakal

Kamis, 22 Juni 2023 | 08:30 WIB
Menutup Celah Wajib Pajak yang Nakal
[ILUSTRASI. JAKARTA,29/12-PENERIMAAN PAJAK 2022 CAPAI TARGET -  Petugas melayani wajib pajak di salah satu kantor pelayanan pajak pratama di Jakarta, Kamis (29/12/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon]
Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ruang gerak wajib pajak nakal semakin sempit. Kini, Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan bisa mengejar wajib pajak nakal yang bersembunyi di luar negeri, berikut dengan aset-asetnya. 

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 61/2023, Ditjen Pajak bisa meminta bantuan menagih pajak kepada negara mitra yang terikat perjanjian internasional dengan pemerintah Indonesia. Beleid ini merupakan aturan turunan Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Tambah 500 Ha Lahan di Kendal, Prospek KIJA Semakin Menarik untuk Dipantau
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Tambah 500 Ha Lahan di Kendal, Prospek KIJA Semakin Menarik untuk Dipantau

Faktor kunci jangka pendek yang mutlak harus dipantau adalah realisasi konversi pipeline 42 hektare di semester II-2026.

Emiten Batubara Masih Punya Katalis Positif, Analis Pasang Rekomendasi Beli
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Emiten Batubara Masih Punya Katalis Positif, Analis Pasang Rekomendasi Beli

Katalis positif berasal dari harga batubara global yang mulai pulih dan pasokan domestik yang lebih ketat.

Perketat Pengawasan untuk Kejar Penerimaan
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Perketat Pengawasan untuk Kejar Penerimaan

Pejabat kantor pusat ditugaskan memantau kinerja Kanwil dan potensi penerimaan per wilayah          

Biaya Dana Masih Tinggi, Emiten Memilih Obligasi Tenor Pendek
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Biaya Dana Masih Tinggi, Emiten Memilih Obligasi Tenor Pendek

Tingginya biaya dana membuat pemulihan pasar obligasi korporasi belum sepenuhnya solid dan mendorong emiten memilih tenor yang lebih pendek.

Manuver Pengendali RAAM dan Ambisi Menggeber Bioskop Tier-2 Saat Valuasi Masih Merah
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Manuver Pengendali RAAM dan Ambisi Menggeber Bioskop Tier-2 Saat Valuasi Masih Merah

Di tahun 2027 manajemen PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) menargetkan produksi 11 judul film yang mencakup genre horor, drama, dan komedi.

Buka Bioskop di Maros, Cinema XXI Ada di 270 Lokasi
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Buka Bioskop di Maros, Cinema XXI Ada di 270 Lokasi

Perusahaan ini melebarkan sayap ke Grand Mall Maros XXI, bioskop pertama di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Segment Lifestyle Sumbang 12% Penjualan Erajaya (ERAA)
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Segment Lifestyle Sumbang 12% Penjualan Erajaya (ERAA)

Memasuki 30 tahun perjalanan bisnis, Erajaya memasuki babak baru dengan memperluas bisnis ke ekosistem smart lifestyle. 

MR.D.I.Y (MDIY) Mulai Ekspansi ke Kota Tier 3
| Senin, 05 Oktober 2026 | 07:10 WIB

MR.D.I.Y (MDIY) Mulai Ekspansi ke Kota Tier 3

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) ekspansi toko sekaligus memperkuat pergudangan dan distribusi agar operasional efisien.

Lepas Vaksindo, JPFA Meraup Dana Segar Rp 1,8 Triliun
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:58 WIB

Lepas Vaksindo, JPFA Meraup Dana Segar Rp 1,8 Triliun

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Ciomas Adisatwa melepas kepemilikan saham mereka di PT Vaksindo Satwa Nusantara

Indeks Kompas100 Berpeluang Rebound
| Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Indeks Kompas100 Berpeluang Rebound

Di atas kertas, peluang pemulihan indeks saham Kompas100 masih cukup terbuka, tergantung pada perkembangan berbagai sentimen utama di pasar.​

INDEKS BERITA

Terpopuler