Menyelamatkan Marwah MBG

Kamis, 09 April 2026 | 06:05 WIB
Menyelamatkan Marwah MBG
[ILUSTRASI. Uji coba MBG prasmanan di Malang (ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)]
Mahmud Aditya Rifqi | Dosen dan Peneliti Departemen Gizi Fakutas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang sebagai salah satu kebijakan paling ambisius dalam sejarah intervensi gizi di Indonesia. Tidak terbatas pada kelompok miskin semata, program ini menargetkan seluruh anak Indonesia sebagai penerima manfaat, dengan tujuan besar: memastikan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas dan produktif. Dari perspektif gizi, MBG adalah instrumen strategis negara untuk membangun kualitas manusia sejak dini, sebuah fondasi yang menentukan arah pembangunan jangka panjang.

Namun di balik ambisi besar tersebut, pelaksanaan MBG justru memperlihatkan gejala yang mengkhawatirkan. Benang merah dari berbagai temuan menunjukkan tiga persoalan utama: lemahnya kepatuhan terhadap standar pangan, rapuhnya tata kelola dan menurunnya sensitivitas sosial pelaksana program. Ketiganya saling terkait, membentuk lingkaran masalah yang berpotensi merusak marwah program ini.

Baca Juga: Grab Diminta Segera Bangun Pusat Data

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:55 WIB

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS

Dibutuhkan konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan serta menyediakan peta jalan jangka panjang.

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:19 WIB

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)

Asing terus net sell akibat pembekuan saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI) pada MSCI Index Review Agustus 2026.

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:18 WIB

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya

KRAS masih harus membuktikan divestasi anak usaha benar-benar mampu menghasilkan perbaikan kinerja operasional yang berkelanjutan.

Dapat Amunisi Dana IPO, JELI Bidik Pendapatan Tumbuh 26% di Tahun 2026
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:10 WIB

Dapat Amunisi Dana IPO, JELI Bidik Pendapatan Tumbuh 26% di Tahun 2026

PT Niramas Utama (JELI) bidik pendapatan naik 26% usai IPO. Dana segar difokuskan untuk ekspansi produksi.

Prospek Harga Emas 2026: The Fed, Data Ekonomi AS, hingga IPO OpenAI Jadi Penentu
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:53 WIB

Prospek Harga Emas 2026: The Fed, Data Ekonomi AS, hingga IPO OpenAI Jadi Penentu

Secara fundamental, permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi karena ketidakpastian ekonomi global dan risiko geopolitik.

Status Freeze MSCI Berlanjut, Dana Asing Semakin Tertahan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:44 WIB

Status Freeze MSCI Berlanjut, Dana Asing Semakin Tertahan

Pembekuan status saham Indonesia oleh MSCI menghambat kenaikan bobot di indeks global. Peluang masuknya dana asing pun tertahan

Voksel Electric (VOKS) Bidik Peluang Proyek Kelistrikan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:09 WIB

Voksel Electric (VOKS) Bidik Peluang Proyek Kelistrikan

Sektor kelistrikan masih akan menjadi motor utama pertumbuhan permintaan, ditopang pembangunan, penguatan dan modernisasi jaringan transmisi 

Akal Imitasi Angkat Permintaan Pusat Data
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:00 WIB

Akal Imitasi Angkat Permintaan Pusat Data

Asosiasi menyebut pertumbuhan industri data center secara global berada pada kisaran 20% hingga 25% per tahun.

Margin Keuntungan Bank Bisa Tertekan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 06:50 WIB

Margin Keuntungan Bank Bisa Tertekan

Margin keuntungan perbankan berpotensi semakin tertekan sampai akhir tahun. Ini seiring dengan kenaikan BI rate yang akan mengerek biaya dana.

Kinerja Bank Asing Tampak Menyusut di Tengah Isu Cash Out
| Rabu, 08 Juli 2026 | 06:50 WIB

Kinerja Bank Asing Tampak Menyusut di Tengah Isu Cash Out

Kinerja bank asing kurang menggembirakan di tengah sorotan setelah investor asing dilaporkan menarik dana besar dari Indonesia

INDEKS BERITA

Terpopuler