Menyisir Tekanan Jual di Balik Mitos Sell in May
Di tengah kondisi pasar yang belum stabil dan membingungkan, investor mulai bersikap lebih waspada terhadap potensi risiko ke depan. Lalu muncul pertanyaan klasik jelang memasuki Mei, apakah fenomena sell in May bakal terjadi tahun ini?
Fenomena ini sendiri bukanlah hal baru. Istilah sell in May and go away berasal dari tradisi lama di Eropa, khususnya Inggris, ketika para pelaku pasar dan kalangan elit keuangan meninggalkan aktivitas investasi selama musim panas dan baru kembali bertransaksi pada bulan November.
