Meski Pasar Tengah Tertekan, Dapen Setia Memilih SBN
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah Moody’s Ratings yang menurunkan outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia menjadi negatif, memicu tekanan di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Sebagai sektor yang banyak memarkir dana di instrumen tersebut, kondisi ini ikut merembet kepada industri dana pensiun (dapen).
Usai pemangkasan outlook tersebut, pasar SBN memang menghadapi tekanan jual asing dan kenaikan yield. Direktur Utama Dana Pensiun BCA, Budi Sutrisno menilai, kenaikan yield secara mark to market tentu dapat menekan valuasi portofolio obligasi dalam jangka pendek.
