Meski Tahun Lalu Merugi, Saratoga (SRTG) Tetap Menebar Dividen

Kamis, 23 Mei 2019 | 07:58 WIB
Meski Tahun Lalu Merugi, Saratoga (SRTG) Tetap Menebar Dividen
[]
Reporter: Aloysius Brama | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kerugian Rp 6,2 triliun yang diderita PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) di akhir 2018 tak menahan perusahaan investasi ini menggelontorkan duit. Perusahaan yang 21,5% sahamnya dikempit calon wakil presiden Sandiaga Uno ini tetap akan ekspansi, bahkan membagikan dividen.

Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar kemarin, Selasa (22/5), Saratoga mendapat restu membagikan dividen total Rp 298,4 miliar untuk investor. Saratoga mengklaim jumlah dividen juga meningkat sebesar 48,6% dibanding dividen yang dibagikan sebelumnya.

Dividen tersebut berasal dari pendapatan dividen yang diterima Saratoga dari anak usahanya. Total dividen Saratoga setara 33,15% pendapatan dividen tersebut. “Kami masih akan memastikan fundamental perusahaan di mana kami berinvestasi semakin kuat,” kata Presiden Direktur Saratoga Michael Soeryadjaya.

Nantinya, investor mendapat jatah dividen Rp 110 per saham. Jika harga SRTG kemarin Rp 3.780, maka investor bisa menikmati yield dividen 2,91%. Sebagai contoh, Sandiaga Uno dengan kepemilikan 583,56 juta saham SRTG, akan mengantongi dividen sebesar Rp 64,19 miliar.

Saratoga juga masih menggelar ekspansi, antara lain dengan berinvestasi menguatkan kinerja perusahaan yang sudah dimiliki. "Selain itu kami juga masih menjajaki kemungkinan lain untuk berinvestasi pada unit baru,” kata Direktur Investasi Devin Wirawan.

Devin menegaskan, setidaknya ada lima perusahaan yang tengah dibidik oleh Saratoga. Prosesnya sudah sampai pembicaraan.” Yang jelas didominasi sektor fast-moving consumer good (FMCG) atau sektor pendukungnya,” kata Devin.

Untuk menggeber investasi, Saratoga menyiapkan dana US$ 100 juta. Tapi, Saratoga tak ngotot rencana investasi harus tercapai tahun ini.

Dari portofolio yang sudah dimiliki, Saratoga berencana membangun dua unit rumahsakit Awal Bros baru. Bila terealisasi, maka Saratoga memiliki investasi di tujuh portofolio rumah sakit Awal Bros.

Saratoga tidak menargetkan pertumbuhan pendapatan atau laba khusus pada tahun ini. Pasalnya, pendapatan serta laba perusahaan sangat tergantung harga saham perusahaan di mana Saratoga menanamkan dana.

Tahun lalu, Saratoga mengklaim rugi karena penurunan harga saham TBIG dan ADRO. "Makanya kami fokus pada investasi dalam jangka menengah hingga jangka panjang,” kata Devin.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Emas Terangkat Pelemahan Dolar
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Harga Emas Terangkat Pelemahan Dolar

Harga emas didukung penurunan harga energi dan melunaknya kondisi pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Penguatan Rupiah Pekan Ini Terangkat Pelemahan Dolar
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Penguatan Rupiah Pekan Ini Terangkat Pelemahan Dolar

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot naik 0,15% secara harian menjadi Rp 17.897 per dolar Amerika Serikat (AS).

Merdeka dari Belenggu Keserakahan
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Merdeka dari Belenggu Keserakahan

Fenomena yang terjadi yang bisa disebut sebagai serakahnomics harus dihapuskan demi menjamin pemenuhan hak semua warga.​

OJK Sebagai Fasilitator
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:00 WIB

OJK Sebagai Fasilitator

Terkesan ada upaya OJK menjaga jarak dari konflik di lapangan dan memilih peran layaknya hakim garis.​

Upaya Penetrasi Pasar Alat Farmasi PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI)
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Upaya Penetrasi Pasar Alat Farmasi PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI)

Menelisik profil dan strategi bisnis PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) pasca mencatatkan saham perdana pada Juli 2026 

Bank Kecil Buka Peluang Tambah Lini Bisnis
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Bank Kecil Buka Peluang Tambah Lini Bisnis

OJK membuka jalan menuju universal banking, memberi peluang bank kecil memperluas layanan keuangan jika dinilai siap menjalankannya.

Prospek Asuransi Energi di Indonesia Masih Cerah
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Prospek Asuransi Energi di Indonesia Masih Cerah

Asuransi energi diproyeksi terus bertumbuh seiring ekspansi proyek migas dan transisi energi, meski risiko global tetap membayangi

Ekonomi Jakarta Tumbuh Lebih Moderat
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:21 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh Lebih Moderat

Prospek tersebut didukung oleh investasi yang tetap kuat dan meningkatnya optimisme pelaku usaha.           

Total Bangun Persada (TOTL) Memacu Perolehan Kontrak Baru
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 04:25 WIB

Total Bangun Persada (TOTL) Memacu Perolehan Kontrak Baru

Total Bangun Persada membukukan perolehan kontrak baru senilai Rp 2,78 triliun hingga semester I-2026.

Upaya Ungkit Konsumsi dan Daya Beli
| Sabtu, 08 Agustus 2026 | 04:00 WIB

Upaya Ungkit Konsumsi dan Daya Beli

Peritel berharap kehadiran indoensia Shopping Festival (ISF) 2026 pada 7-23 Agustus 2026 bisa mengungkit daya beli.

INDEKS BERITA

Terpopuler