Miskonsepsi Pertumbuhan Ekonomi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harapan akan prospek ekonomi yang lebih cerah pada 2026 tetap muncul, meskipun dunia masih menghadapi pada berbagai guncangan, baik terkait perdagangan global maupun ketidakpastian geopolitik. Indonesia memiliki tantangan lain terkait dengan mitigasi dampak bencana alam yang saat ini terjadi. Namun demikian, pemerintah tetap optimis dengan target pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan mencapai 7,5% pada 2027, sebesar 7,7% pada 2028, dan mencapai 8% pada 2029.
Optimisme ini bukan tanpa alasan. Indonesia pernah mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas 7% sebanyak 22 kali antara akhir 1960-an hingga pertengahan 1990-an walaupun di hampir semua kasus bersifat kejutan jangka pendek. Pada 1968, ekonomi melonjak 10,9% akibat low-base point pasca-karut-marut ekonomi; tahun 1973 tumbuh 8,1% berkat lonjakan harga komoditas; dan pada puncak boom minyak 1980 pertumbuhan mencapai 8,8%. Awal 1990-an pun menunjukkan performa serupa dengan capaian 8,2% pada 1995. Hampir semua episode pertumbuhan ekonomi tinggi tersebut terjadi sebelum 1997 dan tidak berlangsung berkesinambungan.
