Modal Asing Mengalir Keluar, Premi Risiko Investasi Indonesia Meningkat

Senin, 24 Mei 2021 | 05:24 WIB
Modal Asing Mengalir Keluar, Premi Risiko Investasi Indonesia Meningkat
[ILUSTRASI. Pengunjung melintas dekat papan edukasi investasi di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis]
Reporter: Bidara Pink | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Modal asing mengalir keluar dari pasar keuangan domestik di minggu ketiga Mei. Nilai tukar rupiah pun terpantau melemah, seusai perayaan Idul Fitri pada pekan kedua Mei lalu.

Berdasarkan data transaksi Bank Indonesia (BI), pada periode 17 Mei 2021 hingga 20 Mei 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp 1,48 triliun. Angka tersebut, terdiri dari jual neto di pasar surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 890 miliar dan jual neto di pasar saham sebesar Rp 590 miliar.

Baca Juga: Menyambut hasil rapat RDG BI, simak pergerakan IHSG pekan ini

Dengan demikian, berdasarkan data settlement selama tahun berjalan atau dari awal Januari hingga pekan ketiga Mei 2021, nonresiden tercatat jual neto Rp 13,23 triliun.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, mengatakan, seiring dengan keluarnya dana asing, premi risiko investasi atau premi credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level 77,45 basis poin dari 76,11 basis poin per 14 Mei 2021.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berdasarkan data yang dicatat Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada tanggal 20 Mei lalu tercatat berada di level Rp Rp 14.396 per dollar Amerika Serikat (AS). Posisi ini melemah dibandingkan dengan pada 17 Mei lalu yang tercatat sebesar Rp 14.284 per dollar AS.

Selanjutnya: Kelalaian sebabkan data bocor, diancam RUU Perlindungan Data hingga triliunan rupiah

 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

UMKM Merasa Dua Tahun Terakhir Situasi Lebih Sulit dibandingkan Saat Pandemi
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:00 WIB

UMKM Merasa Dua Tahun Terakhir Situasi Lebih Sulit dibandingkan Saat Pandemi

Keterbatasan modal, UMKM sulit mengikuti lelang/tender proyek-proyek pemerintah karena secara kapasitas produksi dan modal tidak akan mencukupi.

Pasar Saham Anjlok, Asing Lari ke SBN: Intip Strategi dan Tenor Obligasi Paling Cuan
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pasar Saham Anjlok, Asing Lari ke SBN: Intip Strategi dan Tenor Obligasi Paling Cuan

Peningkatan realisasi belanja dan kebutuhan pembiayaan pada kuartal IV berpotensi menambah tekanan pasokan SBN.

SCMA Membagikan Dividen Interim Rp 533,43 Miliar
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49 WIB

SCMA Membagikan Dividen Interim Rp 533,43 Miliar

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mengumumkan akan membagikan dividen interim kepada pemegang saham sebesar Rp 533,43 miliar.​

Manajemen DSSA Buka Suara Soal Sanksi OJK
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Manajemen DSSA Buka Suara Soal Sanksi OJK

Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) buka suara perihal sanksi yang diberikan OJK terkait dugaan manipulasi perdagangan saham.

Tiga Emiten Tersangkut Pemeriksaan OJK, Buyback Rp 2,5 Triliun Usai Saham Anjlok
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Tiga Emiten Tersangkut Pemeriksaan OJK, Buyback Rp 2,5 Triliun Usai Saham Anjlok

Aksi buyback dengan total anggaran Rp 2,5 triliun berpotensi membantu meredam tekanan jual dan menjaga stabilitas harga.

Emiten Big Caps Buyback Saham Saat Pasar Tertekan
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Emiten Big Caps Buyback Saham Saat Pasar Tertekan

Emiten berkapitalisasi besar di BEI, dari BREN hingga BBCA menyisihkan anggaran jumbo untuk buyback saham.

Bursa Butuh Dana Institusi Domestik Saat Tekanan Jual Asing Semakin Mencekik
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Bursa Butuh Dana Institusi Domestik Saat Tekanan Jual Asing Semakin Mencekik

Investor institusi domestik bisa jadi penyangga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tengah tekanan jual investor asing​.

Aturan ARB 7% Berlaku, Penurunan Saham Big Cap Bisa Diredam Sementara Waktu
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Aturan ARB 7% Berlaku, Penurunan Saham Big Cap Bisa Diredam Sementara Waktu

Saham big caps dengan likuiditas tinggi dan fundamental kuat lebih mampu menyerap tekanan jual, meski tak otomatis kebal terhadap outflow asing.

El Nino Jadi Pisau Bermata Dua Bagi Produksi Sawit, 6 Saham Ini bisa Cuan Maksimal
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:38 WIB

El Nino Jadi Pisau Bermata Dua Bagi Produksi Sawit, 6 Saham Ini bisa Cuan Maksimal

Bagi emiten CPO yang punya eksposur besar pada bisnis upstream, kenaikan harga dapat memberikan leverage yang signifikan terhadap profitabilitas.

Dua Inisiatif Lagi Demi Merayu MSCI
| Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Dua Inisiatif Lagi Demi Merayu MSCI

Inisiatif tersebut ialah menambah informasi status afiliasi pemegang saham dengan kepemilikan 1% dan mengeluarkan saham HSC dari perhitungan IHSG.

INDEKS BERITA

Terpopuler