MTN Pertamina Senilai US$ 10 Miliar Dapat Peringkat Baa2 dari Moody's

Selasa, 23 Juli 2019 | 19:05 WIB
MTN Pertamina Senilai US$ 10 Miliar Dapat Peringkat Baa2 dari Moody's
[]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Moody's Investors Service menetapkan peringkat surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN) PT Pertamina di level Baa2. MTN senilai US$ 10 miliar itu memiliki prospek stabil. 

Moody's mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan posisi strategis Pertamina sebagai perusahaan minyak dan gas terintegrasi nasional di Indonesia, dengan produksi hulu yang signifikan. 

Di sisi lain, peringkat ini juga memperhitungkan berbagai regulasi di Indonesia yang tidak dapat diprediksi. "Selain itu ada risiko profitabilitas yang lebih lemah lantaran penyerapan beban subsidi bahan bakar negara," ujar Vikas Halan, Senior Vice President Moody's. 

Sejatinya pada 2018 lalu, pemerintah telah setuju untuk membayar kekurangan pendapatan yang timbul dari perbedaan harga jual dari pemerintah dan harga di pasar untuk jenis bahan bakar tertentu. Namun, hal ini ternyata tak langsung menambah arus kas Pertamina karena dibayarkan melalui angsuran.

Dalam dua tahun ke depan, Moody's memperkirakan arus kas ditahan terhadap utang bersih Pertamina akan ada di kisaran 24% hingga 28% dan tetap mendukung peringkat perusahaan. 

Peringkat Baa2 juga sudah berdasarkan prospek Pertamina yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Sementara itu, peringkat stabil juga menandakan Pertamina akan mengelola belanja modalnya sehingga bisa tetap menjaga baseline credit assesment perusahaan. 

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Untung Rugi Status Prioritas, Ambil atau Lepas?
| Minggu, 20 September 2026 | 11:00 WIB

Untung Rugi Status Prioritas, Ambil atau Lepas?

Simak keuntungan dan konsekuensi sebelum memutuskan menjadi nasabah prioritas.                      

Pasar Modal Membaik, tapi Investor Reksadana Masih Menahan Diri
| Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Pasar Modal Membaik, tapi Investor Reksadana Masih Menahan Diri

Pemulihan pasar domestik sejak Juli belum sepenuhnya mendongkrak dana kelolaan industri reksadana. Mengapa laju AUM masih seret?

Patok Harga Rp 500 Per Saham, Sarana central Bajatama (BAJA) Gelar Rights Issue
| Minggu, 20 September 2026 | 08:53 WIB

Patok Harga Rp 500 Per Saham, Sarana central Bajatama (BAJA) Gelar Rights Issue

Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan PT Sarana central Bajatama Tbk (BAJA) sebesar Rp 500 per saham.​

Tambang Emas di Poboya Beroperasi, Kinerja BRMS Berpotensi Mendaki
| Minggu, 20 September 2026 | 08:41 WIB

Tambang Emas di Poboya Beroperasi, Kinerja BRMS Berpotensi Mendaki

Seiring rampungnya proses pushback tambang Poboya, produksi emas BRMS pada paruh kedua 2026 seharusnya menunjukkan pemulihan volume produksi.

Kisah Mereka yang Tetap Touring Bersama di Usia Senja
| Minggu, 20 September 2026 | 07:10 WIB

Kisah Mereka yang Tetap Touring Bersama di Usia Senja

Touring tak hanya milik anak muda. Para pengendara atau biker lansia juga bisa aktif menjelajahi berbagai daerah dengan

PGEO Merangsek ke Ekosistem Data Center
| Minggu, 20 September 2026 | 06:15 WIB

PGEO Merangsek ke Ekosistem Data Center

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengincar peluang dari pertumbuhan pusat data, dan mempersiapkan proyek perconntohan.

Permintaan Diproyeksi Membaik, ini Proyeksi Analis Bagi JPFA
| Minggu, 20 September 2026 | 06:04 WIB

Permintaan Diproyeksi Membaik, ini Proyeksi Analis Bagi JPFA

Sentimen yang perlu diperhatikan untuk mencermati kinerja JPFA ke depan antara lain terkait pemulihan harga ayam broiler.

Strategi Dirut YB Sekuritas Disiplin Mengatur Portofolio Investasi
| Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Strategi Dirut YB Sekuritas Disiplin Mengatur Portofolio Investasi

Dua dekade berkecimpung di pasar modal membuat Rangga Raharja akrab dengan siklus naik turun bursa saham

Arus Kas Menipis, Bisnis Gadai Laris
| Minggu, 20 September 2026 | 05:55 WIB

Arus Kas Menipis, Bisnis Gadai Laris

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan industri pergadaian naik 50,73% secara tahunan per Juli 

Mereka Menangkap Tren Pergeseran ke Pencegahan Penyakit
| Minggu, 20 September 2026 | 05:35 WIB

Mereka Menangkap Tren Pergeseran ke Pencegahan Penyakit

Startup healthtech makin banyak dan kini mulai mengembangkan layanan preventif. Seperti apa strateginya?      

INDEKS BERITA

Terpopuler