Berita

Musk Kerap Memberi Jawaban Arogan, Banyak yang Menanti Deposisinya di Kasus Twitter

Selasa, 27 September 2022 | 13:17 WIB
Musk Kerap Memberi Jawaban Arogan, Banyak yang Menanti Deposisinya di Kasus Twitter

ILUSTRASI. FILE PHOTO: Ilustrasi Wajah Elon Musk terlihat di layar ponsel yang ditempatkan di depan logo Twitter. (28/04/2022). REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - WILMINGTON. Kuasa hukum Twitter Inc dijadwalkan mewawancarai miliarder Elon Musk tentang keputusan membatalkan kesepakatan akuisisi senilai US$ 44 miliar pada Juli lalu. Mengingat ini merupakan wawancara di bawah sumpah, CEO Tesla itu menghadapi ujian untuk mengendalikan lisannya. Musk dikenal kerap bersikap arogan saat diwawancara. 

Saat bersaksi dalam kasus-kasus hukum di masa lalu, orang terkaya di dunia itu kerap menyebut pengacara lawan sebagai pihak "tercela." Musk juga pernah mempertanyakan kebahagiaan mereka dan menuduh mereka melakukan "pemerasan." 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru
IHSG
7.276,75
0.48%
-35,16
LQ45
981,95
0.60%
-5,95
USD/IDR
15.696
-0,12
EMAS
1.164.000
0,00%