Net Sell Asing Masih Menghantui, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah terus melemah sejak perdagangan pasca libur Idul Fitri, akhirnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,5% ke 7.166,81 pada akhir perdagangan Kamis (18/4). Namun, asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp 723,7 miliar. Untuk hari terakhir perdagangan pekan ini, analis memberikan sejumlah rekomendasi saham hari ini.
Ada enam emiten kakap yang bisa menjadi menu trading atau berinvestasi. Berikut daftar rekomendasi saham hari ini yang Kontan sarikan dari beberapa analis
Astra International (ASII)
Harga Rp 5.100
Rekomendasi : Hold
Target harga : Rp 5.400
Analis : Cheril Tanuwijaya, Mega Capital Sekuritas
Berita Terkait
Berita Terbaru
Cermati Saham BKSL Pasca Bebas dari Jerat Pailit Masuk Indeks Economic 30
PT Sentul City Tbk (BKSL) diumumkan resmi masuk ke dalam IDX Economic30 Index yang akan berlaku efektif mulai 2 Maret 2026.
Rupiah Menguat pada Kamis (26/2), Bagaimana Pergerakan di Jumat (27/2)?
Nilai tukar rupiah melesat 0,24% hari ini! Simak faktor tak terduga yang mendorong penguatan, dari Iran hingga pajak. Cek prediksi besok!
Mendulang Pajak di Ramadan dan Idulfitri
Ramadan dan Idulfitri menjadi momentum untuk mendorong penerimaan PPN dan PPh 21
S&P Soroti Bengkaknya Bunga Utang RI
Tahun 2026, alokasi pembayaran bunga utang mencapai 19% dari total pendapatan negara
Harga Minyak Dunia Naik, Saham Emiten Migas Ciamik
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terpantau paling menikmati efek bullish harga minyak dunia.
Masih Ada Peluang Cuan di Saham Emiten Properti Aguan
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan kinerja marketing sales positif di sepanjang tahun 2025.
Puradelta Lestari (DMAS) Incar Prapenjualan Rp 2,08 Triliun Pada 2026
Selain dari sektor industri, target pre-sales PT Puradelta Lestari Tbk juga bakal ditopang penjualan produk komersial dan hunian di Kota Deltamas.
Masa Depan ADRO: Analis Ungkap Potensi Cuan & Risiko RKAB Batubara
ADRO umumkan dividen interim US$250 juta, tawarkan yield 8%. Namun, potensi pemangkasan kuota RKAB 2026 bisa memukul laba bersih
RMK Energy (RMKE) Resmi Merilis Obligasi Senilai Rp 600 Miliar
Masa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II Tahun 2026 berlangsung sejak Kamis (26/2).
Peternak Meminta Pemerintah Lobi Arab Saudi
Kementerian Pertanian tengah memproses akses pasar unggas ke Arab Saudi yang masih tahap negosiasi persyaratan teknis.
