Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:25 WIB
Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia
[ILUSTRASI. Inaco dari PT Niramas Utama (Dok/Niramas Utama)]
Reporter: Leni Wandira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman bermerek Inaco yakin kinerja perusahaan membaik di semester II-2026. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi pasar ekspor.

Pada 7 September 2026, Niramas mengirimkan dua kontainer berukuran 40 high cube (HQ) secara perdana ke Haiti. Manajemen berharap langkah ini dapat membuka peluang distribusi ke negara lain di kawasan Karibia.

Direktur Niramas Utama Adhi Lukman mengatakan ekspansi ke pasar baru menjadi salah satu upaya perusahaan memperluas jaringan distribusi internasional dan menopang pertumbuhan bisnis.

"Kami percaya produk Inaco memiliki daya tarik yang kuat di pasar internasional, dan kami akan terus membangun jaringan distribusi di negara-negara baru untuk mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan," ujar Adhi dalam keterangannya, Selasa (27/10).

Niramas telah memasarkan produknya ke sejumlah kawasan, antara lain Asia, Eropa, Amerika Latin dan Amerika Serikat. Selain memperluas negara tujuan ekspor, JELI berencana memperkuat penetrasi pasar di India dan Filipina, serta meluncurkan produk baru secara bertahap pada semester II-2026.

Ke depan, perluasan pasar ekspor diharapkan dapat mendiversifikasi sumber pendapatan JELI sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu. Berbagai inisiatif ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan membidik pertumbuhan penjualan 26%.

Sebagai gambaran, kinerja operasional JELI menunjukkan perbaikan pada kuartal II-2026. Pendapatan naik 22,9% secara tahunan menjadi Rp 86 miliar. Sementara laba bruto naik 41,2% menjadi Rp 24 miliar.

Meski di akhir semester I-2026 masih mencatatkan rugi Rp 39,53 miliar, JELI optimistis kinerja bisa membaik pada semester II-2026, didukung peluncuran produk baru, efisiensi biaya, penguatan distribusi dan ekspansi ekspor.

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Penjualan Emas Mengkilat, Laba ANTM Melambung 46% Pada Januari-September 2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Penjualan Emas Mengkilat, Laba ANTM Melambung 46% Pada Januari-September 2026

Segmen emas jadi kontributor terbesar penjualan  PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dengan porsi 77% atau sekitar Rp 68,41 triliun.

Menadah Berkah di Saham Valuasi Murah
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Menadah Berkah di Saham Valuasi Murah

Saham dengan valuasi menarik, arus kas kuat, dan dividend yield kompetitif, memiliki daya tahan di tengah tekanan jual asing.

The Fed Tahan Suku Bunga dan Yield SBN Melambung, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:57 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga dan Yield SBN Melambung, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar keuangan domestik masih dibayangi sejumlah tekanan. Seperti pelemahan rupiah, arus keluar modal asing dan kenaikan yield SBN.​

Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat

Dalam skenario negatif, nilai tukar rupiah berisiko melemah menuju Rp 18.500–Rp 19.000 per dolar AS.

ELSA Ajukan Letter of Intent ke PHE: Cek Proyeksi Kinerja dan Pandangan Analis
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:27 WIB

ELSA Ajukan Letter of Intent ke PHE: Cek Proyeksi Kinerja dan Pandangan Analis

Hingga kuartal III-2026, pendapatan ELSA tumbuh 15,8% YoY menjadi Rp 12,13 triliun dan laba bersih melesat 29,4% YoY menjadi Rp 681,55 miliar.

Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia

PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman bermerek Inaco yakin kinerja perusahaan membaik di semester II-2026. 

ADHI Meraih Kontrak Baru Rp 9,4 Triliun Sampai Kuartal III 2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:24 WIB

ADHI Meraih Kontrak Baru Rp 9,4 Triliun Sampai Kuartal III 2026

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru senilai Rp 9,4 triliun hingga akhir kuartal III-2026.

Harga Nikel Tertekan Oversupply, ini Prospek dan Emiten yang Berpotensi Tahan Banting
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Harga Nikel Tertekan Oversupply, ini Prospek dan Emiten yang Berpotensi Tahan Banting

Tekanan industri turut membayangi lewat lonjakan stok nikel di China dan pelonggaran RKAB. Kondisi tersebut memicu banjir pasokan nikel nasional.

Laba IMPC Tumbuh 37,5% hingga Kuartal III-2026, Simak Prospek dan Target Sahamnya
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Laba IMPC Tumbuh 37,5% hingga Kuartal III-2026, Simak Prospek dan Target Sahamnya

Perbaikan posisi keuangan IMPC tercermin dari penurunan rasio utang terhadap EBITDA menjadi 0,5 kali.

Kinerja AUTO Ditopang Manufaktur di Kuartal III-2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Kinerja AUTO Ditopang Manufaktur di Kuartal III-2026

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% secara tahunan di akhir kuartal III-2026.

INDEKS BERITA

Terpopuler