Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat

Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:54 WIB
Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat
[ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah bergerak melemah hingga mendekati level terendah sepanjang masa pada Rabu (28/1). Merujuk data Investing.com, rupiah di pasar spot sempat menyentuh level Rp 18.187 per dolar Amerika Serikat (AS), merosot dari penutupan hari sebelumnya di Rp 18.150.

Sementara berdasarkan data JISDOR Bank Indonesia, rupiah ditutup di Rp 18.183 pada Rabu (28/1) atau melemah 0,24% dalam sehari. Hal ini membuat rupiah bergerak minus lima hari perdagangan beruntun, usai sempat menguat ke Rp 17.900-an pada 21 Oktober 2026.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Rogoh Kocek Rp 1,47 Triliun, UNTR Sebar Dividen Interim
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Rogoh Kocek Rp 1,47 Triliun, UNTR Sebar Dividen Interim

PT United Tractors Tbk (UNTR) akan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026, dengan alokasi dana maksimal Rp 1,47 triliun.

Bisnis Hulu Migas Meningkat, Laba Bersih ELSA Melesat 29,4% di Sembilan Bulan 2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Bisnis Hulu Migas Meningkat, Laba Bersih ELSA Melesat 29,4% di Sembilan Bulan 2026

Pertumbuhan pendapatan mendorong laba bersih PT Elnusa Tbk (ELSA)melonjak 29,4% yoy jadi Rp 681,55 miliar per akhir September 2026.

Penjualan Emas Mengkilat, Laba ANTM Melambung 46% Pada Januari-September 2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Penjualan Emas Mengkilat, Laba ANTM Melambung 46% Pada Januari-September 2026

Segmen emas jadi kontributor terbesar penjualan  PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dengan porsi 77% atau sekitar Rp 68,41 triliun.

Menadah Berkah di Saham Valuasi Murah
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Menadah Berkah di Saham Valuasi Murah

Saham dengan valuasi menarik, arus kas kuat, dan dividend yield kompetitif, memiliki daya tahan di tengah tekanan jual asing.

The Fed Tahan Suku Bunga dan Yield SBN Melambung, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:57 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga dan Yield SBN Melambung, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar keuangan domestik masih dibayangi sejumlah tekanan. Seperti pelemahan rupiah, arus keluar modal asing dan kenaikan yield SBN.​

Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Rupiah di Ujung Tanduk, Ini Daftar PR Pemangku Kepentingan Agar Kembali Menguat

Dalam skenario negatif, nilai tukar rupiah berisiko melemah menuju Rp 18.500–Rp 19.000 per dolar AS.

ELSA Ajukan Letter of Intent ke PHE: Cek Proyeksi Kinerja dan Pandangan Analis
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:27 WIB

ELSA Ajukan Letter of Intent ke PHE: Cek Proyeksi Kinerja dan Pandangan Analis

Hingga kuartal III-2026, pendapatan ELSA tumbuh 15,8% YoY menjadi Rp 12,13 triliun dan laba bersih melesat 29,4% YoY menjadi Rp 681,55 miliar.

Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Niramas Ekspor Perdana Jeli ke Kawasan Karibia

PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman bermerek Inaco yakin kinerja perusahaan membaik di semester II-2026. 

ADHI Meraih Kontrak Baru Rp 9,4 Triliun Sampai Kuartal III 2026
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:24 WIB

ADHI Meraih Kontrak Baru Rp 9,4 Triliun Sampai Kuartal III 2026

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru senilai Rp 9,4 triliun hingga akhir kuartal III-2026.

Harga Nikel Tertekan Oversupply, ini Prospek dan Emiten yang Berpotensi Tahan Banting
| Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Harga Nikel Tertekan Oversupply, ini Prospek dan Emiten yang Berpotensi Tahan Banting

Tekanan industri turut membayangi lewat lonjakan stok nikel di China dan pelonggaran RKAB. Kondisi tersebut memicu banjir pasokan nikel nasional.

INDEKS BERITA

Terpopuler