NPD, Gimmick & Zalim

Jumat, 20 Februari 2026 | 03:14 WIB
NPD, Gimmick & Zalim
[ILUSTRASI. TAJUK - Ahmad Febrian (KONTAN/Indra Surya)]
Ahmad Febrian | Redaktur Pelaksana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pekan ini timeline media sosial riuh. Bukan karena polemik politik, melainkan momentum langka: tiga perayaan besar. 
Imlek 17 Februari, lalu masa prapaskah, Rabu Abu di 18 Februari dan 1 Ramadan versi pemerintah pada 19 Februari. Sedangkan warga Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan pada 18 Februari. Tiga momentum berdempetan di kalender itu merekatkan persatuan. 

Berseliweran video di media sosial saat barongsai beratraksi, tiba-tiba berganti musik menjadi lagu Ramadan Tiba yang dipopulerkan oleh penyanyi Opick. Di media sosial juga tampak suasana barongsai  di jalan berpapasan dengan pawai 1 Ramadan. Di Jakarta, tepatnya di kawasan Lapangan Banteng, lampion berwarna merah berpadu dengan hiasan ketupat berwarna hijau. 

Komentar netizen menarik. Enggak sabar tarawih naik barongsai, pengen makan opor naga. Tapi ada juga yang sambil mengkritik pemerintah. Ini negara kalau pemerintahnya enggak bobrok pasti sudah sejahtera, negara seasyik ini diusik pemerintah sendiri, pemerintahnya minus atau negara se-so sweet ini dizalimi pemerintah.

Media sosial menjadi tempat rakyat menumpahkan ekspresi termasuk kekesalan. Belum lama beredar istilah narcissistic personality disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik. Komentar ini berseliweran di media sosial saat pemerintah mengklaim berbagai keberhasilan. Komentar itu cerminan frustrasi publik terhadap figur penguasa yang dianggap tidak mau mendengar kritik. 

Istilah NPD itu sebagai metafora, bukan menyatakan seseorang atau pemimpin benar-benar mengalami gangguan kepribadian. Melainkan menyoroti perilaku kekuasaan yang tertutup terhadap masukan. 

Ada menteri sektor keuangan dan ekonomi yang hobi memberikan gimmick seolah keadaan terkendali. Padahal lembaga dunia memberikan peringatan. Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Lalu gundukan utang - sebagian besar peninggalan Joko Widodo (Jokowi)-  per akhir 2025 sekitar Rp 9.637,9. 

Sebenarnya ada satu lagi komentar negatif netizen, ya, untuk Jokowi. Setiap postingannya selalu mendapat komentar negatif. Postingan terbaru akun Tiktok Jokowi misalnya mendapat komentar: sumber masalah, kekacauan negara disebabkan Jokowi dan banyak lagi. 

Keluhan netizen hendaknya menjadi cermin pemerintah. Dengarkan suara pemilih kalian. Jangan zalim.

Selanjutnya: Kontrak ExxonMobil di Blok Cepu Diperpanjang

Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Momen Bulan Suci Memoles Bisnis Gadai
| Jumat, 20 Februari 2026 | 04:15 WIB

Momen Bulan Suci Memoles Bisnis Gadai

Pola musiman kembali terulang untuk mencari pinjaman tunai guna memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadan. 

Nasib Rupiah Jumat: Pelaku Pasar Cermati Data Penting AS Ini
| Jumat, 20 Februari 2026 | 04:00 WIB

Nasib Rupiah Jumat: Pelaku Pasar Cermati Data Penting AS Ini

Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS. Keputusan BI menahan suku bunga belum sepenuhnya meredam tekanan. 

Prospek Unilever (UNVR) terganjal persaingan dan daya beli lemah
| Jumat, 20 Februari 2026 | 04:00 WIB

Prospek Unilever (UNVR) terganjal persaingan dan daya beli lemah

Prospek Unilever Indonesia (UNVR) di 2026 hadapi tantangan berat. Persaingan ketat dan daya beli melemah jadi ancaman serius.

Cashlez Worldwide (CASH) Mengalami Tekanan Kinerja di Tahun 2025
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:45 WIB

Cashlez Worldwide (CASH) Mengalami Tekanan Kinerja di Tahun 2025

Skala transaksi dinilai belum menghasilkan operating leverage yang cukup untuk menutup struktur biaya tetap industri infrastruktur pembayaran.

Luncurkan Internet Rakyat, Surge (WIFI) Siap Memperluas Pasar
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:45 WIB

Luncurkan Internet Rakyat, Surge (WIFI) Siap Memperluas Pasar

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meluncurkan layanan komersial 5G dengan merek IRA atau Internet Rakyat pada Kamis (19/2).

Harga dan Pasokan Perikanan Masih Stabil
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:35 WIB

Harga dan Pasokan Perikanan Masih Stabil

Ditjen Perikanan Tangkap KKP mencatat produksi  perikanan tangkap Januari sampai Maret 2026 mencapai sekitar 7,3 juta ton.​

Emas Antam Bakal Melesat 8%, Geopolitik dan Ramadan Pemicunya
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:30 WIB

Emas Antam Bakal Melesat 8%, Geopolitik dan Ramadan Pemicunya

Potensi kenaikan emas Antam di Ramadan-Idulfitri menarik, tapi sentimen The Fed dan dolar AS bisa pengaruhi. 

Harga Cabai Masih Bertengger Tinggi di Awal Puasa
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:20 WIB

Harga Cabai Masih Bertengger Tinggi di Awal Puasa

Data panel harga Bapanas harga rata-rata nasional cabai rawit merah per Kamis (19/2) Rp 76.198 per kg, masih 33,68% di atas HAP.​

Imbas Tak Berstatus Bencana Nasional
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:15 WIB

Imbas Tak Berstatus Bencana Nasional

Anggaran pemulihan bencana Sumatra yang terjadi pada pertengahan Desember 2025  membengkak jadi Rp 75 triliun.

NPD, Gimmick & Zalim
| Jumat, 20 Februari 2026 | 03:14 WIB

NPD, Gimmick & Zalim

Istilah NPD itu sebagai metafora, bukan menyatakan seseorang atau pemimpin benar-benar mengalami gangguan kepribadian.

INDEKS BERITA

Terpopuler