Prospek Unilever (UNVR) terganjal persaingan dan daya beli lemah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek kinerja PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada 2026 berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, pemulihan konsumsi dan penurunan biaya memberi sokongan. Namun di sisi lain, tekanan persaingan, risiko pelemahan daya beli, serta dampak divestasi bisnis es krim dan teh masih membayangi kinerja perseroan ini ke depan.
UNVR meraih laba bersih Rp 7,64 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh 126,82% secara year-on-year (yoy) dari Rp 3,36 triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh keuntungan divestasi sebesar Rp 3,8 triliun serta kontribusi laba Rp 310 miliar dari bisnis yang telah dilepas.
