Berita

Obligasi Tampak Menarik, Multifinance Ikut Melirik

Kamis, 05 September 2019 | 06:54 WIB

ILUSTRASI. Aktivitas kantor sekuritas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) telah menyebabkan pasar obligasi bergairah.

Para pelaku industri multifinance mengambil kesempatan ini untuk menerbitkan obligasi sebagai sumber pendanaan baru mereka.

Tren penurunan suku bunga acuan berpotensi mendorong penerbitan obligasi karena bunga yang harus dibayarkan penerbit melalui kupon kepada investor akan mengecil.

Kepala Divisi Pemeringkat Jasa Keuangan Pefindo Hendro Utomo mengatakan, bahwa multifinance bisa mengambil celah ini ketika bunga obligasi dinilai ideal.

"Kalau bunga landai, harapannya landai terus sampai jatuh tempo," kata Hendro.

Saat ini, bunga obligasi pemerintah menjadi acuan bagi multifinance yang akan menerbitkan surat utang.

Misalnya saja, bunga obligasi pemerintah sebesar 6,5% untuk tenor tiga tahun, maka multifinance dengan rating AAA akan menambah tingkat bunga sebanyak 1% dari benchmark.

Baca Juga: Investor Asing Jual SBN Senilai Rp 3,44 Triliun premium

PT Mitra Pinasthika Mustika (MPM) Finance baru saja menerbitkan obligasi senilai Rp 800 miliar.

Direktur Utama MPM Finance Johny Kondano menjelaskan, bahwa obligasi ini terdiri dari tiga seri dengan bunga di kisaran 8,25% hingga 9,75%.

Penerbitan obligasi pertama ini, karena kami melihat ternyata suku bunga obligasi tidak semahal pinjaman dari bank.

"Ini juga merupakan diversifikasi pembiayaan untuk membantu perusahaan agar lebih kompetitif di pasar," kata dia.

Investor tertarik

Selanjutnya
Halaman   1 2
Reporter: Ferrika Sari
Editor: Tedy Gumilar

IHSG
6.219,44
1.82%
-115,41
LQ45
983,25
0.91%
-9,00
USD/IDR
14.020
0,50
EMAS
753.000
0,00%

Baca juga