Oil Prices Fall, Weighed Down by Dollar, China Lockdowns

Senin, 09 Mei 2022 | 18:06 WIB
Oil Prices Fall, Weighed Down by Dollar, China Lockdowns
[ILUSTRASI. A gas pump is inserted inside an Audi vehicle at a Mobil gas station in Beverly Boulevard in West Hollywood, California, U.S., March 10, 2022. REUTERS/Bing Guan]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Oil prices slipped on Monday alongside equities and weighed down by a strong dollar and demand concerns on the back of continued coronavirus lockdowns in China, the world top oil importer.

Brent crude LCOc1 fell $1.83, or 1.6%, to $110.56 a barrel by 0953 GMT. U.S. West Texas Intermediate crude CLc1 was at $107.7 a barrel, down $2.07, or 1.9%. Both contracts have gained over 40% so far this year. The dollar hitting a fresh two-decade high =USD made oil more expensive for holders of other currencies.

Global financial markets have been spooked by concerns over interest rate hikes and recession worries as tighter and wider COVID-19 lockdowns in China led to slower export growth in the world's No. 2 economy in April.

In Russia, oil output rose in early May from April and production has stabilised, Deputy Prime Minister Alexander Novak was cited as saying, after output fell in April in the wake of Western sanctions imposed over the Ukraine crisis.

Baca Juga: German Bond Yields at Multi-Year Highs, Italy’s Risk Premium Rises

Crude imports by China fell 4.8% in the first four months compared with last year, but included a nearly 7% rise in April.

On the supply side, Saudi Arabia, world's top oil exporter, lowered crude prices for Asia and Europe for June.

Last week, the European Commission proposed a phased embargo on Russian oil, boosting Brent and WTI prices for the second straight week. However, the proposal requires a unanimous vote among EU members this week, which has yet to transpire.

The EU proposal was followed by a pledge by G7 nations on Sunday to ban or phase out Russian oil imports. Washington also imposed new sanctions.

Japan, part of G7 and one of the world's top five crude importers, will ban Russian crude imports "in principle", Prime Minister Fumio Kishida said, adding this would take time.

Bagikan

Berita Terbaru

Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:11 WIB

Efek Musiman Mendongkrak Likuiditas dan Kredit

Penguatan dinilai lebih banyak dipengaruhi faktor musiman.                                                 

Cashback Bikin Kaget, Coretax Ubah Peta Pajak
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:09 WIB

Cashback Bikin Kaget, Coretax Ubah Peta Pajak

Coretax berlaku, warganet gelisah masih kurang bayar pajak gara-gara menerima cashback.                    

Bangkitnya Investasi Reksadana Syariah di Indonesia
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 09:33 WIB

Bangkitnya Investasi Reksadana Syariah di Indonesia

Reksadana syariah mengikuti prinsip Islam, yaitu menghindari riba gharar dan maysir dengan fokus pada aset halal seperti sukuk dan saham syariah. 

Rama Indonesia Ingin Akuisisi 59,24% Saham Dua Putra Utama Makmur (DPUM)
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:17 WIB

Rama Indonesia Ingin Akuisisi 59,24% Saham Dua Putra Utama Makmur (DPUM)

Pada 22 Januari 2026, Rama Indonesia berencana mengakuisisi 59,24% saham PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) dari modal disetor dan ditempatkan.

Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp 150 Miliar untuk Buyback Saham
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:09 WIB

Erajaya Swasembada (ERAA) Siapkan Dana Rp 150 Miliar untuk Buyback Saham

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar 7,5% dari modal disetor. ​

Pelemahan Rupiah Ikut Memicu IHSG Terkoreksi 1,37% Dalam Sepekan
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:02 WIB

Pelemahan Rupiah Ikut Memicu IHSG Terkoreksi 1,37% Dalam Sepekan

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), jadi salah satu penahan kinerja IHSG di sepanjang pekan ini. ​

Bayang-Bayang Bubble di Saham Teknologi
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:53 WIB

Bayang-Bayang Bubble di Saham Teknologi

Kinerja saham masih loyo di awal tahun 2026, emiten teknologi dibayangi bubble kecerdasan buatan (AI)

Harga Emas Terus Mencetak Rekor Tertinggi, Peluang Investasi Emas Masih Terbuka
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:30 WIB

Harga Emas Terus Mencetak Rekor Tertinggi, Peluang Investasi Emas Masih Terbuka

Kondisi geopolitik yang panas dingin membuat harga emas diprediksi bakal terus menanjak di tahun 2026.

Menghadirkan Politik Ekonomi Resilensi
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Menghadirkan Politik Ekonomi Resilensi

Ekonomi resiliensi diperlukan saat ini untuk bisa melindungi rakyat kebanyakan dari tekanan ekonomi.​

Menunggu Bunga Layu
| Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Menunggu Bunga Layu

Otoritas perlu lebih galak memastikan efisiensi perbankan diteruskan kepada konsumen dalam bentuk bunga kredit yang rendah.

INDEKS BERITA

Terpopuler