Oil Rises on U.S. Inventory Drop, Russian Gas Cuts

Rabu, 27 Juli 2022 | 19:19 WIB
Oil Rises on U.S. Inventory Drop, Russian Gas Cuts
[ILUSTRASI. Petroleum pump jacks are pictured in the Kern River oil field in Bakersfield, California November 9, 2014. REUTERS/Jonathan Alcorn ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - LONDON, July 27 (Reuters) - Oil rose by $1 a barrel on Wednesday as a report of lower inventories in the United States and cuts in Russian gas flows to Europe offset concern about weaker demand and a looming U.S. interest rate hike.

Industry group the American Petroleum Institute said on Tuesday crude stocks fell by 4 million barrels, four times the forecast decline. API/S The Energy Information Administration's official figures are out at 1430 GMT.

"Coupled with the Fed decision on interest rates, today is sure to be a heavy U.S.-centric session," said Stephen Brennock of oil broker PVM.

Brent crude LCOc1 rose $1.04, or 1%, to $105.44 a barrel at 1145 GMT. U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude CLc1 gained $1.16, or 1.2%, to $96.14.

"It looks the more vulnerable from a technical perspective, and a large gain by official U.S. crude inventories tonight could spark more selling," said Singapore-based analyst Jeffrey Halley of brokerage OANDA, referring to WTI.

Baca Juga: Indonesia Govt Sees Limited Impact on Yields from BI Bond Sales

Oil has soared in 2022, reaching a 14-year high of $139 a barrel in March after Russia's invasion of Ukraine added to supply worries and as demand recovered from the pandemic.

Since then, concerns of economic slowdown and rising interest rates have weighed, despite supply outages in Libya and Nigeria and cuts in Russian gas flows to Europe. 

Gas flows through the Nord Stream 1 pipeline fell to a fifth of the pipeline's capacity on Wednesday, while Italy's Eni said it will receive lower volumes from Russia's Gazprom.

Later on Wednesday the U.S. Federal Reserve is expected to announce an aggressive rate rise of 75 basis points, a prospect that analysts said was limiting the rally.

A large rate hike would add to concern about the demand outlook and a stronger dollar, which would make dollar-denominated commodities more expensive for other currency holders.

Bagikan

Berita Terbaru

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank
| Minggu, 26 April 2026 | 09:05 WIB

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank

Tergiur pada bunga tinggi bisa berujung dana simpanan raib. Simak cara memeriksa produk perbankan!  

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus
| Minggu, 26 April 2026 | 07:35 WIB

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus

Kinerja Bitcoin lebih unggul ketimbang emas selama perang di Timur Tengah. Perubahan fundamental atau sekadar kebetulan teknikal?

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
Monetisasi Selat Malaka
| Minggu, 26 April 2026 | 05:30 WIB

Monetisasi Selat Malaka

​Selat Malaka bukan sekadar perairan strategis, melainkan bagian dari rezim hukum internasional yang ketat. 

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:45 WIB

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?

Tekanan geopolitik AS-Iran membuat rupiah terancam. Krisis energi dan inflasi global membayangi. Ketahui pergerakan bagaimana rupiah ke depan

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:05 WIB

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi

Mengurangi impor minyak menjadi salah satu cara untuk bisa menghilangkan kerentanan ekonomi imbas lonjakan harga minyak dunia.​

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?

Masa tunggu haji panjang, nilai dana berpotensi tergerus inflasi. Cari tahu cara emas lindungi biaya haji Anda dari risiko penurunan.

Pajak Mobil Listrik Yang Adil
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Pajak Mobil Listrik Yang Adil

Mendorong kendaraan listrik penting, tetapi jangan mengorbankan prinsip keadilan pajak dan ruang fiskal daerah.

INDEKS BERITA

Terpopuler