Panglima TNI Berjanji Tentara Akan Netral di Pemilu 2024

Kamis, 23 November 2023 | 06:34 WIB
Panglima TNI Berjanji Tentara Akan Netral di Pemilu 2024
[ILUSTRASI. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) melakukan salam komando dengan pejabat lama Laksamana TNI Yudo Margono (kanan) usai upacara serah terima jabatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (22/11/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/Spt.]
Reporter: Ratih Waseso | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahapan Pemilu 2024 terus beranjak. Selain capres dan cawapres, dari sekian banyak isu yang mengemuka adalah terkait netralitas aparat. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan, netralitas TNI pada pemilu tahun depan. Penegasan ini menjawab adanya kekhawatiran netralitas TNI. Panglima telah membuat posko pengaduan di setiap wilayah. 

"Melalui posko pengaduan tersebut, masyarakat dapat melaporkan apabila ditemukan adanya oknum TNI yang tidak netral dalam pelaksanaan Pemilu 2024," ungkap dia kepada media usai dilantik sebagai Panglima TNI, Rabu (22/11).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Sejumlah Maskapai Berminat Beroperasi di Bandung
| Kamis, 09 Juli 2026 | 05:20 WIB

Sejumlah Maskapai Berminat Beroperasi di Bandung

Kementerian Perhubungan mempercepat persiapan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung agar kembali melayani penerbangan komersial.

Menanti Realisasi dari Komitmen Investasi
| Kamis, 09 Juli 2026 | 05:10 WIB

Menanti Realisasi dari Komitmen Investasi

Komitmen investasi asing terus bertambah, namun realisasinya yang masih menjadi tantangan hingga saat ini.

Outlook PNBP Naik Melampaui Target
| Kamis, 09 Juli 2026 | 05:00 WIB

Outlook PNBP Naik Melampaui Target

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diproyeksi melampaui target awal hingga 125,2%. Ini pemicu utama kenaikan drastis.

IHSG Anjlok Parah! Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/7)
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:50 WIB

IHSG Anjlok Parah! Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (9/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menguat 3,13% dalam sepekan terakhir. IHSG melemah total 32,08% sejak awal tahun.

Rasio Klaim Tinggi, Taspen Butuh Bantuan Pemerintah
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:35 WIB

Rasio Klaim Tinggi, Taspen Butuh Bantuan Pemerintah

Taspen membayarkan klaim sebesar Rp 14,90 triliun sepanjang tahun 2025, sementara pendapatan iuran dan premi hanya mencapai Rp 7,74 triliun.

Kemenangan Norwegia dan Pelajaran Danantara
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:22 WIB

Kemenangan Norwegia dan Pelajaran Danantara

Pengelolaan dana jangka panjang membutuhkan profesionalisme yang mampu bertahan melewati pergantian pemerintahan.

Kalbe Farma (KLBF) Cermati Daya Beli dan Kondisi Geopolitik
| Kamis, 09 Juli 2026 | 04:20 WIB

Kalbe Farma (KLBF) Cermati Daya Beli dan Kondisi Geopolitik

Hingga kini perusahaan belum memperbarui target kinerja keuangan untuk tahun ini lantaran masih tingginya ketidakpastian global.

MPX Logistics (MPXL) Incar Pendapatan Tumbuh 30% Tahun Ini
| Rabu, 08 Juli 2026 | 22:14 WIB

MPX Logistics (MPXL) Incar Pendapatan Tumbuh 30% Tahun Ini

Kinerja MPXL mulai membaik pada awal tahun ini. Pada kuartal I-2026, pendapatan tumbuh 9,56% yoy dari Rp 32,50 miliar menjadi Rp 35,61 miliar.

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?
| Rabu, 08 Juli 2026 | 20:54 WIB

S&P DJI Ikut Sorot Pasar Saham Indonesia, Ancaman Turun Kelas Terbuka Lagi?

S&P DJI, penyedia indeks global ini, memasukkan Indonesia ke dalam daftar pasar yang berpotensi direklasifikasi ke frontier market.

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang
| Rabu, 08 Juli 2026 | 11:00 WIB

Monetisasi PIK 2 Jadi Mesin Baru, Prospek PANI Dinilai Masih Panjang

Price to book value (PBV) PANI berada di 3,98 kali. Sementara emiten sejenisnya justru berada di bawah level satu kali.

INDEKS BERITA

Terpopuler