Paparan Radioaktif Cesium-137

Sabtu, 04 Oktober 2025 | 06:45 WIB
Paparan Radioaktif Cesium-137
[ILUSTRASI. Sejumlah warga membeli udang vaname di tempat pelelangan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS), Banda Aceh, Aceh, Kamis (11/9/2025). Menurut pengusaha di derah itu, harga udang vaname di pasaran lokal anjlok kisaran Rp 65.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp80.000 per kilogram dampak dari ekspor udang ke Amerika Serikat terhenti untuk sementara terkait isu radioaktif udang beku asal Indonesia dan saat ini pedagang lebih mengandalkan pasar domestik. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc.]
Tjandra Yoga Aditama | Direktur Pascasarjana Universitas YARSI; Adjunct Professor Griffith University

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir Agustus lalu, Kontan.co.id menurunkan berita berjudul "Waspada! Cesium-137 Ditemukan dalam Udang Beku Asal Indonesia, Apa Bahayanya?". Ini berkaitan dengan pernyataan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (yang kalau di Indonesia padanan namanya adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan – BPOM) tentang udang beku dari negara kita.

Dalam proses selanjutnya FDA bekerja bersama distributor yang menerima produk dari PT Bahari Makmur Sejati sesudah deteksi Cs-137 oleh badan Amerika Serikat yaitu Customs & Border Protection (CBP). Secara jelas FDA menyatakan bahwa menganjurkan agar masyarakat tidak memakan, menjual atau menyajikan bahan udang beku yang diimpor dari negara kita, yang pernyataan resmi di lamannya jelas ditulis "FDA Advises Public Not to Eat, Sell, or Serve Certain Imported Frozen Shrimp from an Indonesian Firm". Hal ini mereka lakukan terkait kemungkinan terpapar bahan radioaktif Cesium-137 (Cs-137)

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Pemegang Saham Borong Rp 9,6 Miliar, Saham IMPC Layak Dikoleksi?
| Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Pemegang Saham Borong Rp 9,6 Miliar, Saham IMPC Layak Dikoleksi?

Pembelian saham oleh pemegang saham pengendali Tunggal Jaya Investama tersebut merupakan sinyal yang positif dan layak dicermati.

Minyak dan Batubara di Level Tinggi, Saham Energi Mana yang Masih Menarik Dikoleksi?
| Minggu, 13 September 2026 | 16:10 WIB

Minyak dan Batubara di Level Tinggi, Saham Energi Mana yang Masih Menarik Dikoleksi?

MEDC menjadi pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap minyak, sedangkan AADI dan ITMG menarik terhadap harga thermal coal.

Emas Global Anjlok dan Emas Antam Ikut Tertekan, Saatnya Akumulasi Bertahap
| Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Emas Global Anjlok dan Emas Antam Ikut Tertekan, Saatnya Akumulasi Bertahap

Prospek emas Antam masih sangat solid untuk tren jangka panjang, sehingga momentum pelemahan harga saat ini dapat dimanfaatkan oleh investor.

Sudah Dua Dekade Menanti Obligasi Daerah
| Minggu, 13 September 2026 | 09:46 WIB

Sudah Dua Dekade Menanti Obligasi Daerah

Obligasi daerah memaksa disiplin yang selama ini sulit dibangun lewat mekanisme administratif semata.

Langkah Manis Jasa Menemani Lari
| Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

Langkah Manis Jasa Menemani Lari

Di tengah tren lari yang semakin ramai, aktivitas lari bisa menjadi peluang usaha yang mampu memberikan cuan menggiurkan.

 
Emisi Melandai Saat Performa Bisnis Mendaki
| Minggu, 13 September 2026 | 06:20 WIB

Emisi Melandai Saat Performa Bisnis Mendaki

Di tengah tantangan menyeimbangkan profit dan keberlanjutan, Maybank berhasil mencetak pertumbuhan bisnis sekaligus mengurangi emisi karbon.

Bunga Ultra Mikro Makin Murah, Pindar Cari Ruang Baru
| Minggu, 13 September 2026 | 06:15 WIB

Bunga Ultra Mikro Makin Murah, Pindar Cari Ruang Baru

Pembiayaan digital tak lagi hanya berkutat pada kebutuhan konsumsi. Sudah ada modal untuk warung, pertanian, hingga kerajinan.

Bank Makin Gencar Manfaatkan Teknologi Akal Imitasi
| Minggu, 13 September 2026 | 06:15 WIB

Bank Makin Gencar Manfaatkan Teknologi Akal Imitasi

Akal imitasi mulai dipakai bank untuk mempercepat pembukaan rekening, membaca pola transaksi, hingga mendukung pengelolaan risiko.

Mengenal Buah Buni, si Kaya Vitamin C
| Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Mengenal Buah Buni, si Kaya Vitamin C

Di pasar tradisional di Jawa Barat tampak pedagang khusus buah buni menggelar dagangan mereka di trotoar.

Ambisi Proyek Geotermal dan Penolakan Warga
| Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Ambisi Proyek Geotermal dan Penolakan Warga

Pengembangan panas bumi di Indonesia masih menemui banyak tantangan. Salah satunya, penolakan masyarakat sekitar. Kenapa?

INDEKS BERITA

Terpopuler