Patok Harga IPO Rp 180 per Saham, Citra Putra Bidik Dana Segar Rp 93,60 miliar

Selasa, 15 Januari 2019 | 04:50 WIB
Patok Harga IPO Rp 180 per Saham, Citra Putra Bidik Dana Segar Rp 93,60 miliar
[]
Reporter: Willem Kurniawan | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada 18 Januari mendatang, PT Citra Putra Realty akan menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Dalam keterbukaan informasi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (14/1), perusahaan ini menawarkan sahan perdana seharga Rp 180 per saham.

Harga tersebut merupakan harga rentang atas dari rentang harga saat penawaran awal, yakni Rp 160–Rp 180. Perusahaan anggota OSO Group yang bergerak di bidang properti dan jasa perhotelan ini membidik dana segar Rp 93,60 miliar dari IPO.

Bagi investor yang berminat, masa penawaran umum berlangsung dari 14 Januari hingga 15 Januari 2019. Dilaksanakan di PT Adimitra Jasa Korpora Rukan Kirana Boutique Office Jalan Kirana Avenue III Blok F 3 No. 5 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam IPO ini, Citra Putra  melepas 520 juta saham baru kepada publik atau setara 20,23% dari modal disetor dan ditempatkan setelah IPO. PT Lotus Andalan Sekuritas dan PT OSO Sekuritas Indonesia dipercaya sebagai penjamin pelaksana efek atau underwriter.

Sebanyak 94% dana IPO akan digunakan untuk melakukan pembelian landbank di Pontianak, dengan luas 8.500 meter persegi di pusat kota. Sisanya, untuk modal kerja, yang rencananya untuk mendirikan bangunan hotel.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto melihat, prospek saham ini cukup bagus, mengingat persebarannya sekitar 20%. Perhotelan juga termasuk dalam sektor properti yang sedang menguat.

Hanya saja, kendalanya jumlah kunjungan wisatawan yang berpeluang menurun. "Karena masih banyaknya bencana alam. Tapi selebihnya tidak," kata William.

Dalam hitungan William, rata-rata price to earnings ratio (PER) emiten sejenis cukup tinggi, sekitar 20 kali. "Calon emiten ini masih lebih cocok ditransaksikan jangka pendek," jelas dia.

Sekadar menambahkan, Citra Putra yang didirikan pada 2009 ini memiliki satu hotel bintang lima, The Stones Entertainment Center di Bali, yang dikelola oleh Marriot International, serta The Clay Hotel di Jakarta.

Bagikan

Berita Terbaru

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis
| Rabu, 03 Juni 2026 | 14:15 WIB

GOTO Dilanda Sentimen Negatif Usai Cetak Laba Pertama, Begini Saran Analis

Selama ini GOTO menerapkan take rate 20% dari mitra pengemudi, lebih tinggi dari kompetitor yang 10%.

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue
| Rabu, 03 Juni 2026 | 11:02 WIB

BUVA Menguat Jelang RUPS, Investor Berburu Cerita Rights Issue

Analis menilai kenaikan saham BUVA saat ini lebih didominasi faktor teknikal dibandingkan perubahan fundamental yang signifikan.

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 10:35 WIB

El Nino Datang, Saham Emiten Perberasan Bakal Terkena Dampak Ikutan?

NASI menyiapkan langkah untuk memperluas jaringan pemasok sekaligus mempererat hubungan kemitraan guna menjaga ketersediaan bahan baku.

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:48 WIB

Produksi Padi Diramal Menyusut Hingga Juli

BPS memperkirakan produksi padi nasional Januari hingga Juli 2026 mencapai 38,11 juta ton gabah kering giling (GKG)

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:44 WIB

Kunjungan Wisman Tertinggi Sejak Pandemi

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan  

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:15 WIB

Prospek Manufaktur Masih Belum Membaik

Purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Mei 2026 di level 50               

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan
| Rabu, 03 Juni 2026 | 08:12 WIB

PMI Manufaktur Indonesia Ekspansif, Tapi Masih Jauh dari Pemulihan

Untuk menyatakan sektor manufaktur benar-benar pulih, diperlukan PMI yang mampu bertahan di atas 50,0 selama beberapa bulan berturut-turut.

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Rupiah Terpuruk Hampir 3% Sepanjang Mei 2026, Akankan Tekanan Mereda di Juni?

Secara musiman permintaan dolar AS di dalam negeri biasanya mulai melandai saat memasuki kuartal ketiga.

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:36 WIB

Asing Terus Net Sell, Penguatan IHSG Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar melihat kondisi ekonomi mengkhawatirkan. Surplus neraca dagang April 2026 yang hanya US$ 89,1 juta , terendah dalam enam tahun terakhir.

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas
| Rabu, 03 Juni 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Masih Lemas, Kinerja Emiten Kertas Bisa Bernas

Di balik pelemahan rupiah yang semakin dalam, dua emiten Grup Sinar Mas di industri kertas dan bubur kertas berpotensi kecipratan berkah.

INDEKS BERITA

Terpopuler