Pemangkasan RKAB Nikel Harus Cermat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menilai kebijakan penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perlu diterapkan secara hati-hati agar tidak menekan kinerja keuangan penambang dan smelter di tengah dinamika harga nikel global.
Dewan Penasihat APNI Djoko Widajatno mengatakan APNI pada prinsipnya mendukung keberlanjutan industri pertambangan nikel serta kebijakan pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga. Namun APNI keberatan terhadap kebijakan yang berpotensi mengerek biaya tanpa mempertimbangkan kondisi harga komoditas di pasar global.
